Disaterchannelco. Jakarta – Di Indonesia HIRADC biasa juga disebut sebagai risk assesment atau identifikasi bahaya dan aspek K3L. Organisasi harus menetapkan, membuat, menerapkan dan memelihara prosedur untuk melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko dan menentukan pengendalian bahaya dan risiko yang diperlukan.

Jenis Potensi Bahaya Hazard di Lingkungan Kerja - Hazard atau bahaya dalam dunia kerja terbagi ke dalam 3 jenis, yaitu bahaya keselamatan, bahaya kesehatan dan bahaya lingkungan. Setiap bahaya memiliki karakteristik dan dampaknya. Berikut seputar hazard yang wajib diketahui oleh setiap pekerja, apapun jenis pekerjaannya, untuk bisa meminimalisir terjadinya potensi bahaya yang mungkin Bahaya HazardMenurut ISO 45001Bahaya adalah sumber yang dapat menyebabkan cidera dan penyakit akibat kerja source with a potential to cause injury and ill health. Menurut OHSAS 18001 Bahaya adalah sumber, kondisi atau tindakan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan atau cidera pada manusia, kerusakan, atau gangguan lainnyaJadi pada dasarnya hazard merupakan elemen-elemen lingkungan fisik yang menimbulkan potensi bahaya bagi manusia. Dalam hal ini hazard adalah suatu objek dimana terdapat energi, zat, ataupun kondisi kerja yang potensial dapat mengancam kesehatan dan sebenarnya sumbernya ini banyak kita temui yaitu seperti bahan kimia, bagian bagian mesin, bentuk energi, metode kerja, situasi kerja, dll. Bentuk kerusakan atau kerugian yang bisa terjadi karenanya dapat berupa, cacat fisik, cedera, kerusakan properti, kerugian produksi, kerusakan lingkungan, atau kombinasi dari kerugian-kerugian ada 5 jenis potensi bahaya hazard yang paling utama1. Physical Bahaya Fisik2. Chemical Bahaya Kimia3. Biological Bahaya Bilogis4. Ergonomic Bahaya Ergonomi5. Physiological Bahaya PsikologiJenis Potensi Bahaya Hazard di Lingkungan Kerja1. Bahaya FisikBahaya fisik adalah yang paling umum dan biasa terjadi di tempat kerja. Hal ini termasuk kondisi tidak aman yang dapat menyebabkan cidera, penyakit, cacat fisik, maupun bahaya ini merupakan salah satu yang paling mudah untuk kita identifikasi tempatnya, namun seringkali kita abaikan saking kita terbiasa melihatnya sehari hari seperti demikian, contohnya kabel tak terawat, sambungan yang terkelupas, kebocoran air yang masuk ke tempat kerja. Biasanya untuk hal hal sepele seperti itu kadang kita sama sekali tidak care dan selalu melakukan penundaan untuk perbaikan karena dirasa masih berfungsi, namun suatu waktu dapat menjadi potensi bahaya yang dapat mengakibatkan merupakan contoh bahaya fisikBekerja dengan peralatan tegangan tinggiSambungan kabel yang salahlantai basahTata letak area kerja yang tidak tepatKondisi pencahayaanSuhuKelembabanpaparan radiasi sinar matahariRuang yang sempitBekerja dengan peralatan bertenaga power toolsLantai yang tidak rataBeban yang diterima pada kondisi tubuh statisPaparan medan elektromagnetikBahaya overheadBenda benda tajamPeralatan yang bergerak cepat2. Bahaya Bahan KimiaBahaya kimia adalah zat yang memiliki karakteristik dan efek dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan merupakan contoh bahaya kimiaReaksi kimiaProses produksi kimiaPenyimpanan bahan kimiaZat yang mudah terbakarBahan mudah terbakarZat karsinogenikZat mutagenikZat oksidasiZat Korosif3. Bahaya BiologisBahaya biologis adalah organisme atau zat yang dihasilkan oleh organisme yang mungkin menimbulkan ancaman bagi kesehatan dan keselamatan manusia. Berikut merupakan contoh bahaya biologisDarah ataupun cairan tubuh lainKotoran manusiaAntraksJamurVirus dan bakteriTanaman beracunKotoran binatangGigitan hewan4. Bahaya ErgonomiBahaya ergonomi adalah jenis bahaya yang terjadi ketika jenis pekerjaan, posisi tubuh, dan kondisi kerja tidak sesuai. Bahaya ergonomi sangat dipengaruhi oleh posisi tubuh seperti bagaimana posisi kita ketika mengangkat benda berat. Makannya untuk bahaya ergonomi ini dampak paling nyatanya adalah nyeri otot untuk jangka pendek, namun melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kaidah kerja dapat mengakibatkan permasalahan yang lebih serius lagi untuk jangka panjang. Contoh sumber bahaya ergonomi meliputiRedupTempat kerja tidak disesuaikan dengan tubuh pekerjaSering mengangkat benda beratPostur tubuh yang kurang memadaiGerakan yang canggungMengulangi gerakan yang sama berulang ulang5. Bahaya PsikologisBahaya psikologis menyebabkan seseorang dapat mengalami tekanan mental, atau gangguan potensi bahaya psikologis meliputiKekerasan di tempat kerjaBullyingKelelahanBekerja sendiriFobia Kurangnya motivasiKepemimpinan yang kurang baikKecepatan kerjaKurangnya motivasiKelebihan/kekurangan beban kerjaJenis Potensi Bahaya K3 Menurut Organisasi InternasionalJenis bahaya K3 juga dapat berpatokan pada referensi yang ditentukan oleh berbagai organisasi internasional K3 seperti 1. Occupational Safety and Health Administration OSHA2. International Labour Organization ILO3. Canadian Centre for Occupational Health and Safety CCOHSBahaya K3 Menurut Occupational Safety and Health Administration OSHABeberapa tipe bahaya K3 yang disebut OSHA dalam publikasi berjudul Job Hazard Analysis adalah sebagai berikutBahaya kimia mudah listrik mudah meledak akibat reaksi kimia dan tekanan tersengat terbakar akibat ergonomi berupa cedera dan kesalahan runtuhan terjatuh termasuk terpeleset dan tersandung.Bahaya radiasi pengion dan bukan menabrak ditabrak cuaca salju, hujan, angin, es.Bahaya kekerasan di tempat K3 Menurut International Labour Organization ILOBeberapa tipe bahaya K3 yang disebut ILO dalam Ensiklopedia Keselamatan dan Kesehatan Kerja antara lain sebagai berikutBahaya kekerasan dan tampilan visual alat tekanan kenaikan dan penurunan.Bahaya kualitas udara dalam pengendalian lingkungan dalam K3 Menurut Canadian Centre for Occupational Health and Safety CCOHSBeberapa tipe bahaya K3 menurut CCOHS antara lain sebagai berikutBahaya ergonomi manual handling, pencahayaan, posisi duduk-berdiri, terpeleset, terjatuh, pengaturan kantor, shift kerja, dan lain-lain.Bahaya kesehatan biologi, penyakit, wabah.Bahaya fisik kualitas udara ruangan, jamur, kebisingan, radiasi, temperatur.Bahaya psikososial stress, bullying, kekerasan.Bahaya keselamatan listrik, tangga, mesin, perkakas kerja, dan lain-lain.Bahaya tempat kerja bekerja sendirian, ruang terbatas, ventilasi, dan cuaca.Tips Menghindari Potensi Bahaya Hazard di Tempat KerjaHal paling mendasar yang bisa kalian lakukan adalah dengan mengenali lingkungan sekitar, tahu jenis pekerjaan yang dilakukan dan mengetahui konsekuensi logis ketika kalian bekerja namun tidak semestinya seperti tidak mengikuti SOP, tidak fokus, lamban , dll. Dengan mengetahui hal-hal tersebut adalah langkah pertama untuk melindungi diri dalam langkah mengantisipasi kecelakaan kerja/potensi bahaya hazard yang mungkin terjadi di tempat banyaknya jenis bahaya hazard di lingkungan kerja, karnanya perusahan wajib melindungi setiap karyawannya dengan cara melakukan pengendalian K3 di lingkungan kerja untuk meminimalisir terjadinya bahaya hazard yang mungkin terjadi dan tidak Artikel mengenai Jenis Potensi Bahaya Hazard di Lingkungan Kerja, semoga

Setiapindustry / pergudangan memiliki faktor dan potensi bahaya yang berbeda tergantung sumber dan jenis pekerjaannya. Dilihat dari proses penggunganaanya Gudang SMSPerkasa difungsikan sebagai tempat penyimpanan produk . Solusi : Dibuat jalur hijau yang merupakan jalur aman bagi tenaga kerja atau orang lain yang berada di tempat kerja
Kewajibanmenerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di perusahaan diatur dalam pasal 87 UU 13/2003, yang menegaskan β€œsetiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.”. Kewajiban tersebut, diperjelas dalam pasal 5 PP 50/2012
Menurutpraktisi Hukum Ketenagakerjaan Umar Kasim, dalam hal tertentu tidak semua perusahaan harus memiliki divisi K3 (divisi yang melakukan pengesahan yang lengkap untuk norma K3, seperti pengesahan penggunaan listrik di tempat kerja, pengesahan penggunaan instalasi penyalur petir, dan pemakaian instalasi proteksi kebakaran).Tapi secara umum, jika
Potensibahaya Di lingkungan kerja Potensi bahaya di lingkungan kerja ATPH antara lain disebabkan oleh bising dan alat-alat kerja yang kurang baik dan rusak. 2) Lingkungan kerja yang tidak aman bagi manusia (becek atau licin, ventilasi atau pertukaran udara, bising atau suara -suara keras, suhu tempat kerja, tata ruang kerja/kebersihan. Get
potensibahaya perusahaan atau industri yang bersangkutan. (3) Potensi bahaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari : a. bahaya besar. b. bahaya menengah (4) Kategori potensi bahaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berdasarkan Nama, Kriteria serta Nilai Ambang Ku antitas (NAK) Bahan Kimia Berbahaya di tempat kerja. Pasal 9
Suatuprogram keselamatan dan kesehatan kerja dibuat berdasarkan kondisi dan kebutuhan nyata di tempat kerja sesuai dengan potensi bahaya sifat kegiatan, kultur, kemampuan financial, dan lainnya. Program keselamatan dan kesehatan kerja harus dirancang spesifik untuk masing-masing perusahaan sehingga tidak bisa sekedar meniru atau mengikuti
Demikianlahbeberapa ulasan artikel tentang manfaat sanitasi hygiene dan keselamatan kerja di tempat kerja yang dapat Anda jadikan referensi untuk mengetahui lebih jauh mengenai manfaat sanitasi hygiene dan keselamatan kerja di tempat kerja. Topik K3 lainnya yang bisa Anda pelajari adalah contoh komunikasi vertikal, contoh buku laporan harian Lebihdari 145.000 orang bekerja di lebih 7.000 gudang (warehouse) di Amerika Serikat.Pada tahun 2012, tercatat 677 kasus kecelakaan fatal yang terjadi di area gudang.βˆ’ Bureau of Labor Statistics. Data Bureau of Labor Statistics juga mencatat, lebih dari 3 juta kecelakaan terjadi di tempat kerja setiap tahunnya dan diantaranya banyak terjadi di area .
  • gvuk62hbb7.pages.dev/46
  • gvuk62hbb7.pages.dev/440
  • gvuk62hbb7.pages.dev/464
  • gvuk62hbb7.pages.dev/452
  • gvuk62hbb7.pages.dev/39
  • gvuk62hbb7.pages.dev/71
  • gvuk62hbb7.pages.dev/466
  • gvuk62hbb7.pages.dev/293
  • jelaskan potensi dan bahaya di tempat kerja