Pantunkasih sayang berisikan tentang ungkapan berkenaan dengan perasaan cinta dan kasih sayang seperti rindu, kecewa, serta bahagia. Alhasil terkadang berhasil membuat orang
Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 060221 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d80d7d259b61c87 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Contohpantun menghormati guru contoh pantun menghormati orang tua. Jika kamu pergi ke dusun. Kalau ada perahu. Anak kancil pergi berguru Tidak terbiasa kerja yang
Pantun Kasih Sayang Terbaru di tahun ini - Halo sobatsiana pada kesempatan sore ini saya kembali akan berbagi sebuah pantun dengan tema kasih sayang buat pacar, sahabat, teman atau kedua orang tua serta keluarga kita semua. Pantun ini sengaja saya sajikan agar bisa menjadi referensi teman-teman semua dalam menyuguhkan pantun kepada orang Kasih Sayang Terbaru Buat Orang Tua dan PacarPantun kasih sayang ini juga dilengkapi dengan varian bait, ada bertemakan cinta kasih sayang, lucu, bijak dan bermakna sangat puitis sekali. Jadi sangat rekomended buat teman-teman semua pecinta pantun yang selalu rutin berkunjung ke saya berikan untuk pengantar pertama pantun cinta kasih sayang, untuk itu silahkan sobat simak ulasan pantunnya sebagai Cinta Kasih Sayangkalau dara terbang melayang,ikan emas pandai kamu memang sayang,tentu datang untuk arak diharamkan,karenanya banyak nyawa jarak memisahkan,semua itu bukan ikan di dalam kolam,bunga tumbuh di tengah cinta sudah dalam,jarak jauh terasa biru terlihat sendu,warna hijau biru dan jauh tumbuhkan rindu,ingin selalu dekat melayang burung nuri,hingga sebentar di pohon sayangku amat murni,seperti embun di pagi orang menunggu,hendak berlayar ke jauh terasa rindu,jika berjumpa terasa bambu buat sembilu,terbang debu dari kusebut selalu,dalam doa setiap lukis dengan pensil,mengapa kertas tidak engkau berhasil,meraih segala kenangan di selasar,hadiah dari Raja semakin sayang besar,melihat engkau banyak dahan disambungkan,hendak hati Tuhan kita mohonkan,agar cepat Kasih Sayang Cintaku Hanya UntukmuBeribu-ribu para pelukis,hanya satu memakan cewek yang manis,hanya engkau di dalam puisi pantun dan madah,pujangga ciptakan sepenuh tetap yang terindah,dalam hidupku sepanjang terbit datanglah pagi,terbit dari Tanjung untukmu cinta ini,tetap untukmu hingga wangi bernama selasih,tumbuh liar di pinggir dirimu curahkan kasih,hidup hampa gairah sungai banyak nipah,sayang airnya terasa sayang semakin berlimpah,jadikan hidupku semakin kecil jadi pemayang,malam hari menonton wahai sayang,cinta ini penuh kasih merah panjang sekilan,jatuh satu ke dalam bagaikan rembulan,dipagari jauh para tamu,datang untuk mencari aku mencintaimu,cinta sepanjang putaran indah Ujung Pandang,indah pula Kota awal beradu pandang,wajahmu jalan berselang-selang,berkicau keras burung dulu hingga sekarang,cinta hakiki tak pernah Jati anak Rara Santang,dikasihi juga banyak godaan datang,teguh diriku tak pernah ladang pasti gembur,karena disiram air sayang semakin subur,laksana benih yang Itu Memang Lucu[1]Bayi manis belajar tengkurap,Kalau jatuh darah sekarang susah diharap,Wajah putih bokong berkurap.[2]Santri pandai menghafal hadis,Agar menjadi ulama mencari gadis,Gadis kucari janda kudapat.[3]Anak ayam makan di kali,Padi sawah sedang muda cantik sekali,Setahun menikah langsung gembrot.[4]Bumbu dapur banyak bawang,Daging habis tinggal merantau mencari uang,Hati rindu ingin pulang.[5]Terbang tinggi kunang-kunang,Seperti lampu membawa pulang engkau kupinang,Rupanya kamu sudah diambil orang.[6]Orang desa kirim upeti,Untuk raja yang manis pujaan hati,Yang kudapat malah ibunya.[7]Rendang padang enak bumbunya,Tetap eksis sepanjang enak nikahi ibunya,Walau tua banyak pengalaman.[8]Baju seksi ujung berenda,Beli di pasar lupa enaknya nikahi janda,Baru nikah anak sudah dua.[9]Jangan suka makan ketimun,Tak termakan buah suka duduk melamun,Melamun itu banyak boongnya.[10]Buah di pohon tolong ambil,Ambil saja buah sudah punya mobil,Rupanya punya fotonya Cinta Romantis Kebangetan[11]Parfum wangi kayu gaharu,Lidi kelapa menjadi pengantin baru,Duduk berdua tersipu-sipu.[12]Ada indahnya langit yang biru,Ditambah angin yang enaknya jadi pengantin baru,Masuk kamar langsung seru.[13]Hujan turun belum berhenti,Jalan asyik menuju manis pujaan hati,Bolehkah abang meminta?[14]Burung kutilang ke utara,tuk mengejar si apa Bang bilang saja,Jangan dipendam dalam hati.[15]Daun beringin amat lebatnya,Kalau terbakar keluar ngantuk apa obatnya,Tolong dong kasih resepnya.[16]Burung platuk kaki ikatkan,Bunga layu lupa ngantuk saya buatkan,Segelas kopi yang sangat hitam.[17]Kampung jauh terasa sepi,Ikan berenang dalam Abang minum kopi,Susah terpejam sampai malam.[18]Ada kumbang di pohon kelapa,Itu dia si kumbang abang maunya apa?Adik sungguh tidak mengerti.[19]Ke toko membeli tisu,Kalau habis pergi ke Abang cocoknya susu,Mata mengantuk jadi segar.[20]kalau ingin membeli tisu,naiklah perahu hingga ke Abang minta susu,Yuk kita masuk dalam Cinta Buat Pacar[21]Nasi kuning di atas meja,Minumnya dengan air saja berangkat kerja,Entah kenapa rindu tiba-tiba.[22]Baju batik siapa yang punya,Jatuh satu ke atas cantik siapa yang punya,Yang punya tentu saja saya.[23]Air mengalir dalam selang,Sungguh jernih segar bukan kepalang,Punya kamu yang setia.[24]Burung dara ke utara,Terbang melayang ke atas sayang sedang apa?Apakah kamu kangen juga?[25]Kalau jauh si pohon randu,Ke mana lebah hendak jauh terasa rindu,Kalau dekat berpisah tak mau.[26]Bukan randu sembarang randu,Randu kubis setinggi rindu sembarang rindu,Rindu adik manis yang kusayang.[27]Bukan randu untuk jamu,Randu besar pada aku rindu kamu,Rindu malam, kapan ya datang?[28]Buah mengkudu sudah ranum,Tumbuh dekat pohon kamu sedang tersenyum,bahagiaku tak pernah usai.[29]Prajurit gagah berani bertempur,Badan kotor masuk Allah kita bersyukur,Moga rumah tangga selalu akur.[30]Daun nangka sudah renta,Tempat menggantung rumah lebah. sKepada Allah jua meminta,Moga rumah tangga selalu cinta anak muda[31]Kenapa sawah banyak kerbau,Kerbau membajak kuat hati selalu risau,Karena jodoh belum berjumpa.[32]Buahnya manis daunnya lebat,Anak belanda memakan manis sungguh memikat,Sayang orang tuanya tak setuju.[33]Waktu pagi minum teh tarik,Dapur mengepul siapa manis sangat menarik,Tapi sayang akhlaknya rusak.[34]Kemana hendak mencari selasih,Minuman segar tambah hendak mencari kekasih,Yang setia dan baik hati.[35]Dongeng lama tentang Sinta,Menikah dengan si Allah aku meminta,Kekasih hati yang setia.[36]Kecapi basah lima kilo,Rakit bambu tampak susahnya jadi jomblo,Hidup sendiri hatinya sepi.[37]Layangan putus jatuh ke kali,Hutan bambu rumah pasangan susah sekali,ada yang cantik sayangnya janda.[38]Sarang lebah sangat tinggi,Pohonnya patah karena pasangan ke mana lagi,Ada yang bohay, anaknya dua.[39]Apa harus membeli tenda,Nanti berkemah di hari harus mendapat janda,Walau janda tapi montok luar biasa.[40]Burung perkutut burung gelatik,Lihat sayapnya sangat jodoh bukan yang cantik,Yang penting paham tentang cinta anak sekolah[41]Kue habis ada yang meminta,Belang-belang kulit ini namanya cinta,Kalau berjumpa tak tentu rasa.[42]Dari utara ke selatan,Tengah hari turun yang baik dan perhatian,Membuat hati dirundung kerinduan.[43]Air minum dari kali,Kali gunung amat senyum manis sekali,Salah tingkah aku jadinya.[44]Adzan maghrib adzan isyaTerdengar slalu spanjang ini hanya sebuah rasa,Mungkin saja bercampur dosa.[45]Gerimis turun hadir pelangi,Kebun subur kebun sejati harus yang syar’i,Sesuai petunjuk dari Nabi.[46]Daripada keluyuran,Lebih baik main ke berpacaran,Lebih baik menggapai masa depan.[47]Batu kali indah berjajar,Kali mengalir airnya sekarang banyak belajar,Agar cita-cita dapat terkejar.[48]Syair indah di ujung pena,Dicipta oleh para jodoh tak kemana,walau jauh pasti berjumpa.[49]Pulang kampung hari raya,Jauh-jauh naik akan bahagia,Kalau maksiat campuri cinta.[50]Anak kecil suka ngeces,Agar bersih tolong kamu sudah sukses,Banyak cewek cinta ala santri[51]Manis-manis buah nangka,Daunya hijau amat kamu mubtada’Aku ingin jadi khobar-nya.[52]Jalan-jalan ke tanah Arab,Jangan lewat negeri cinta aku berharap,Moga melebur bagai idghom.[53]Air menetes lantai basah,Jalan setapak jalannya cinta tiada terpisah,Seperti fi’il dengan fa’il.[54]Itu kilat apa petir,Bercahaya tanpa ini fail mustatir,Walau tak terlihat, selalu ada.[55]Main-main di pancuran,Duduk santai di bawah usah berpacaran,Pacaran itu dilarang agama.[56]Belanda datang pejuang menyerbu,Maju terus tak pernah ingin kamu menjadi ibu,Ibu dari anak-anakku.[57]Basah lantai baju batik,Naik ke genteng pakai pandai juga cantik,Itulah ciri bidadari surga.[58]Terbang tinggi burung camar,Pantai tepi banyak cemburu sangat samar,Mirip seperti huruf ikhfa.[59]Bungkus nasi daun talas,Cari daunnya yang cukup kepadamu begitu jelas,Serupa dengan hukum idzhar.[60]Jalan-jalan ke Jakarta,Naik bis lewat Allah aku meminta,Moga bahagia rumah tangga.[61]Mega mendung terlihat sendu,Hujan turun di daerah ayah aku merinduTerkenang masa kecil dahulu.[62]Lembah gunung ada kaldera,Kabut tipis cinta begitu mesra,Dari tangan seorang ayah.[63]Masuk rumah ucapkan salam,Tanah luas ada bekerja siang dan malam,Agar keluarga tak kekurangan.[64]Hari petang dekat kolam,Awas banyak sarang datang hingga malam,Badan letih mencari nafkah.[65]Dari kutub datang beruang,Beruang kutub memangsa engkau adalah pejuang,Cinta ini kami berikan.[66]Kancil lucu tidurnya rebah,Haus dahaga langsung sedang susah payah,Ayah berusaha untuk tersenyum.[67]Baju kotor segera ganti,Pakai parfum wangi aku berjanji dalam hati,bahagiakan engkau suatu hari nanti.[68]Makan bakso sambil di kunyahLezatnya tidak kepalangRindu sekali pada ayah,Kapan ayah bisa pulang.[69]Pagi hari siram melatiMalam malam pergi merondaMoga kami jadi anak berbakti,Membagakan ayah dan bunda.[70]Air menetes di atas batu,Batu pecah karena kami di setiap waktu,Moga bahagia mengirimu selalu.[71]dipagi hari ada belalangdisiang hari malah bergoyangAku berpantun hanya bilang,I miss you adek sayang.[72]Ayo mari kita makanMakannya dengan waferIngin sekali kukatakan,I love you forever.[73]Beli makanan isinya minimeskipun mini tetapi kerenDalam hidup diriku ini,You are my best friend.[74]Sungai Musi sangat lebar,Hari lapar pergi ke sekali bertanya kabar,How are you today?[75]Lidah pedas makan sambal,Surya terik hidung aku menggombal,You are my brightest sun.[76]Manis pepaya,Pahit dulu ya,See you sayang.[77]Pinggang sakit pakai kemben,Naik tinggi rumah Papa udah kangen,I’ll go home soon.[78]Kicau burung terdengar riang,Indah sekali batu pagi sayang,I love you my baby. .[79]Pasang kelambu,Kamarnya padamu,Tak pernah the end.[80]Adonan tepung dalam loyang,Besok pagi jual ke lupa abang sayang,Nanti malam ada acara besar.[81]Mentari terbit tandanya siang,Rumput tinggi namanya sedih pikiran melayang,Kekasih hati diambil orang.[82]Warna putih tepung kanji,Seputih kembang bunga siapa pernah berjanji,Akan setia hingga mati.[83]Madu segentong kenapa tumpah,Kalau tumpah banyak siapa yang pernah bersumpah,Akan setia untuk selama-lamanya.[84]Kalau bambu jadikan tangga,Naik ke atas tentu panas di rumah tangga,Mungkin kita banyak dosa.[85]Penyair sering membuat madah,Seniman kadang banyak di rumah banyak ibadah,Cinta tumbuh bertambah berkah.[86]Badak burung sering berteman,Lidah sakit merasa itu laksana tanaman,Bisa layu bisa juga mekar.[87]Bayu bertiup ke arah selatan,Berhembus meniup daun cinta karena pengkhianatan,Cinta lama bisa-bisa menghilang.[88]Tak diberi jangan meminta,Itulah akhlak orang memang benar cinta,Datang saja pinang si dia.[89]Pulang Bangka tempatnya lada,Pantainya putih banyak meminang uang tak ada,Tak dipinang nanti diambil orang.[90]Kembang tua cepat layu,Tempat hinggap si jangan mudah dirayu,Oleh lelaki si hidung cinta yang mengungkapkan rasa cemburu[91]Senja hari langit memerah,Bangau terbang tiada aku pengen marah,Memangnya salah?[92]Mawar bunga berduri,Inspirasi penggemar bete sendiri,Ngga pengen ditemani.[93]Kain beludru dalam peti,Taruh di atas tempatnya cemburu menguras hati,Gugur cinta tak lama lagi.[94]Laut dalam airnya biru,Kalau asin tak bisa aku masih cemburuTak mungkin bibir ini tersenyum.[95]Langit senja mulai memerah,Surya bagai turun ke harus marah?Kalau tidak ada apinya.[96]Pohon besar tumbuh di hutan,Kicau burung tak api panas di badan,Terbakar cemburu panas di hati.[97]Bebek cobek di atas meja,Jangan taruh dalam kamu cuek aja,Cemburu aku setengah mati.[98]Padang datar tempat berburu,Tersandung batu terasa ini kuat cemburu,Itulah sebabnya selalu sedih.[99]Langit biru terlihat merah,Itu tandanya sudah jangan dilawan marah,Cemburu itu tandanya cinta.[100]Pipit hingga di pangkal nangka,Tangkai kecil mudah cemburu katakan saja,Kamu diam aku serba ke Bandung naik kereta,Beli tiket di sini kekasih cemburu buta,Buang dia ke laut cinta gombal tapi bikin sayang[101]Beli baju ujung bolong,Rusak baju karena aku berkata bohong,Cintaku padamu seluas lautan.[102]Kalau beli gula merah,Cicipi dahulu sedikit adik sedang marah,Rasanya sempit seluruh dunia.[103]Pohon tua lekas tumbang,Tempat bermain si anak adik di hati abang,Cintaku satu tidak bercabang.[104]Satu titik dua koma,Baca banyak berhenti aku bertanya,Jauh darimu kenapa rindu?[105]dari sungai datang lintah,lintah naik ke tengah sedang jatuh cinta,Berkali-kali ke orang yang sama.[106]Satu titik dua koma,Satu baris jangan boleh aku bertanya,Kamu yang manis milik siapa?[107]Petir menyahut rasa menyambar,Langit mendung terlihat dig dug hati berdebar,Melihat dia jalan mendekat.[108]Kayu roboh jadi titian,Jalan setapak menuju kamu yang perhatian,Moga kamu jadi jodohku.[109]Nyamuk terkurung dalam kelambu,Banyak cicak hendak cintaku kepadamu,Mobil mercy aku belikan.[110]Kaligrafi huruf berseni,Pajang di dinding tuk kenapa dengan lidahku ini,Makan masakanmu pasti ketagihan.[111]Wanita hamil punya janin,Segumpal daging tak datang hari Senin,Hati senang bukan kepalang.[112]Beriman itu kaum mukminin,Dengan iman hidupnya berhari Senin,Moga rezeki makin bertambah.[113]Tuhan itu Maha Esa,kepadaNya datang hari SelasaRinduku padamu tak berubah.[114]Camar melayang di angkasa,Kado indah terhias ini hari Selasa,Hatiku masih penuh cinta.[115]Tahta indah sang prabu,Terbakar habis menjadi datang hari Rabu,Cintaku kok malah menggebu-gebu.[116]Gunung tinggi gunung merbabu,Api hidup di ujung spesial Hari Rabu,Karena kepadamu bertambah rindu.[117]Baju putih bergaris-garis,Rambut hitam disemir ini hari Kamis,Aku kok makin optimis.[118]Kangkung hijau sedap ditumis,Makan ikan tambah datang hari kamis,Tiba-tiba aku tambah romantis.[119]Terang benderang karna cahaya,Turun gunung menuju Jum’at hari raya,Banyak-banyak amal ibadah.[120]Hidup bahagia karena hemat,Kaki kancil terkena dandan di hari Jum’at,Supaya hati makin terpikat.[121]Air mengalir di solokan,Tutup air dari datang akhir pekan,Hari senang untuk liburan.[122]Sungai deras banyak betutu,Dibakar agar dapat senang di hari Sabtu,Bisa berkumpul bisa bertemu.[123]Pagi pagi makan bubur,Bumbu kacang mesti hari, ada hari libur,Kalau cintaku, tak pernah luntur.[124]Mangga kueni, buah kedondong,Main ke sini, dong.[125]Laut dalam tepinya berbusa,Tempat berlayar perahu indah pemandangan desa,Segar udaranya, asri suasana.[126]Daun beringin banyak dahan,Dapat dibuat meja ini anugerah dari Tuhan,mari sama-sama kita lestarikan.[127]Rusa kecil namanya menjangan,Walau kecil mukanya buang sampah sembarangan,Lingkungan kotor, alampun rusak.[128]Singa memangsa kijang memohon,Cahaya mentari sungguh menanam pohon,Supaya alam semakin hijau.[129]Badak hidup di ujung kulon,Ada tanduk di kepala. sBarang siapa menanam pohon,Akan banyak mendulang pahala.[130]Kuda membawa sebuah pelana,Untuk mendaki jalan ke mana datangnya bencana,Bisa jadi karena dosa kita.[131]Usia kuda setengah baya,Lebih tua si desa harus terjaga,Jangan dikotori dengan sampah.[132]Tari seudati tari saman,Foto lama album ingin hidup nyaman,Jangan buah sampah sembarangan.[133]Jangan insan menjadi congkak,Usia muda akhirnya lingkungan semakin rusak,Akan banyak bencana datang.[134]Bunga cantik karena nektar,Mekar di dahan daunnya bersihkan lingkungan sekitar,agar masyarakat selalu sehat.[135]Udara harum karena kenanga,Benih padi banyak kita menanam bunga,Rumah nyaman udara segar.[136]Ikan hiu ikan i love you sayang.[137]Ikan hiu ikan love you sampai mati.[138]Ikan hiu ikan cakalang,I love you ngga bilang-bilang.[139]Ikan hiu ikan belanak,Kamu i love you, aku mo berak.[140]Ikan hiu ikan love you setiap hari.[141]Ikan hiu makan love you hai tampan.[142]Ikan hiu naik ke love you pagi ini.[143]Ikan hiu si kumbang love you sampai nanti.[144]Ikan hiu matanya love you seumur hidup.[145]Ikan hiu masuk ke love you, sampai di sini.[146]Ada keris di pohon kelapa,Manis rasanya buah manis sedang apa?Mari tidur bersama saya.[147]Dunia ini sifatnya fana,Pedang sakti dari nanti saja,Kalau mau tidur duluan aja.[148]Ayam turun akan bertelur,Lari cepat dikejar hati cepat tidur,Tapi kepala terasa pusing.[149]Kalau ayam dikerja kucing,Karena takut larinya kepala sedang pusing,Biar adik ambilkan obat.[150]Jalan-jalan ke Cianjur,Hati senang hatiku toko tidaklah manjur,Inginnya dipijat olehmu sayang.[151]Hari libur pergi memancing,Kail terkait pada dipijat abang makin pusing,Ujung-ujungnya minta yang lain.[152]Kalau kail terkena kain,Lebih baik lepaskan memang minta yang lain,Adik manis kabulkan saja.[153]Buah tua makin ranum,Buah manis dari saja belum,Abang sudah minta yang ngga-ngga.[154]Ikan hiu ikan teri,Kebun lama tumbuh ini suami istri,Di kasurpun bisa cari pahala.[155]Ikan hiu ikan teri,Panggang satu di atas nasib lelaki beristri,Mau tidur kamarnya rapi.[156]Main bola main futsal,Perut lapar makan menikah malah menyesal,Tau enak, kenapa tak dari dulu.[157]Anak nangis ingin jajan,Jalan jauh sudah tak tidur di hari hujan,Kenapa badan tetap hangat.[158]Pergi ke pasar beli kasturi,Tepung tempe buat susahnya sudah beristri,Sebelum tidur cumbu-cumbuan.[159]Beras terbeli lima kilo,Jual padi lima sekali teman yang jomblo,Kalau tidur memeluk bantal.[160]Ikan kerapu ikan buntal,Suka berenang di tidur memeluk bantal,Bantalnya bisa kentut tapi menyenangkan.[161]Ujung pisau sangat tajam,Untuk berburu besok tak terpejam,Hendak tidur tak bisa-bisa.[162]Tanah kosong ditanam labuh,Labuh ditanam tumbuh kamu yang jauh,Kamu memang membuat rindu.[163]Kenapa pergi satu windu,Terkirim salam pada sang dalam hati ada rindu,Karena aku memang i love you.[164]Pangeran Jawa ke negeri Campa,Gelar bangsawan sendiri pikiran hampa,Kangen sangat pada suami.[165]Main batu di dekat gardu,Lihat kembang mulai teringat pengorbananmu,Ingin rasanya hatiku dikecup.[166]Rhoma Irama berkelana,Tiada yang kenal siapa kabar di sana,Fokus saja dengan kerja.[167]Besar batang pohon meranti,Kalau roboh menimpa sini aku selalu menanti,Selalu setia apapun yang terjadi.[168]Ikan kolam disambar elang,Walau dikejar tak malam datang menjelang,Rasanya elusanmu yang kuharapkan.[169]Sedap masakan bumbu jintan,Luka tersayat pasang punya suami pengertian,Untuk keluarga selalu berkorban.[170]Kotak ajaib jangan pindahkan,Misteri menyimpan Allah selalu mudahkan,Moga bertambah pundi kebahagiaan.[171]Kampung durian sedang kenduri,Selalu berkawan tak bangun di subuh hari,Tunaikan sholat, sujud pada illahi.[172]Palembang kota Sriwijaya,Berkawan dengan negeri ingin hidup bahagia,Ibadah kepada Allah jangan dilupa.[173]Kecap manis dalam rantang,Ambil satu dalam manis kecup sayang,Agar kekasih terbangunkan.[174]Anak Melayu suka melempar,Pergi ke pantai mencari hari banyak istigfar,Jiwa bersih hatipun tenang.[175]Madu manis dari lebah,Biji kacang dalam hari penuh berkah,Bangun pagi rezeki melimpah.[176]Kayu tajam ditancapkan,Burung dara terbang ke alaikum aku ucapkan,Untuk semua kawan-kawan.[177]Jalan berliku menju bukit,Dari timur ke matahari sudah terbit,Tanda masih ada kesempatan.[178]Siang hari rujak-rujakan,Duri di jalan dunia dikerjakan,Jangan banyak dipikirkan.[179]Lewati selat ke Pulau Jawa,Oleh-oleh keripik bulat di dalam jiwa,Mari bergerak sekuat tenaga.[180]Kopi manis di atas meja,Kayu bakar jatuh ke berangkat kerja,Jangan lupa untuk sarapan.[181]Jika ingin belajar renang,Belajar di sungai yang ingin hidup tenang,Jangan lupa dzikir pagi petang.[182]Batu keras bisa luluh,Jika tersiram air apa hidup mengeluh,Mengeluh itu pasti sengsara.[183]Burung puyuh burung tekukur,Air jernih dari kita bersyukur,Supaya hidup semakin makmur.[184]Dari Medan ke Sibolga,Badan lelah naik bukan sembarang cinta,Cinta dari Tuhan semesta.[185]Tali rotan panjang sedepa,Kalau mengikat amat Allah memberi cinta,Tanda hamba akan bahagia.[186]Permai sekali alam desa,Tanaman tumbuh di ladang olehmu sesama manusia,Supaya disayang oleh Sang Pencipta.[187]Memasak gulai dengan panci,Simpan air dalam di hati banyak benci,Hati terbakar oleh iri dengki.[188]Kuda gagah milik panglima,Raja berhias dengan sayang kepada sesama,Pintu rezeki semakin terbuka.[189]Jalan kaki pakai terompah,Bagai pendekar apa harta melimpah,Kalau hatinya selalu sengsara.[190]Laut luas tempat ikan,Kupu-kupu main di pagi aku ucapkan,Moga sukses, teman-teman![201]Malam-malam terbang kalong,Makan buah, buah tidak berkata bohong,Kamu menikah aku sedih dong.[202]Tajam gigi si buaya,Kancil lari di kamu hidup bahagia,Dengan dia yang kamu cinta.[203]Habis semua tak bersisa,Hanya ada buah kita hanya dosa,Sekarang cintamu dapat pahala.[204]Raja mengirim adipati,Datang tabib dia sepenuh hati,Jadikan dia wanita bahagia.[205]Baju gamis baju kebaya,Membeli satu dapat dia dengan setia,Karena itu yang diharap wanita.[206]Supaya pandai hendaknya sekolah,Belajar ilmu jangan hanya kamu yang lelah,Istri di rumah juga banyak bekerja.[207]Mawar merah tangkai berduri,Lebih indah bunga ingin dihormati istri,Jadilah suami penuh cinta.[208]Bukan hanya bunga setaman,Kembang mekar beri hanya kepada teman,Istri juga butuh perhatian.[209]Untuk apa membeli tangga,Kalau belah di apa berumah tangga,Kalau lisan pandai berdusta.[210]Ini ubi atau ikan,Bukan direbus malah suami atau bukan,Ada istri jarang dipegang.[211]Saat purnama sungai pasang,Membagi rendang di istriku sayang,Telah membawa kebahagiaan.[212]Coba membaca huruf dieja,Lambat laun nanti lelah tubuh bekerja,Pulang ke rumah rasa bahagia.[213]Jalan-jalan ke pantai kuta,Rawa bening banyak shalehah laksana permata,Sangat mahal sudah mendapatkannya.[214]Busur kecil untuk panah,Menusuk batu besar istri sudah qonaah,Rezeki sedikit menjadi berkah.[215]Walau mendapat ikan pari,Lebih enak ikan bertemu setiap hari,Rasa sayang tak pernah kurang.[216]Mawar merah tangkai berduri,Walau berduri alangkah mancung wajah berseri,Kalau boleh tahu siapa namanya?[217]Kain batik siapa yang punyaDijual di pasar dalam cantik siapa yang punya?Masihkah dibuka pendaftaran.[218]Bulu mata terlihat lentik,Banyak yang suka si anak memang belum baik,Tapi ingin melihatmu bahagia.[219]Sayap berbintik di kain batik,Pempek bercampur cantik, orangnya tentu banyak yang suka.[220]Panjang tongkat sehasta,jatuh ke sawah padi boleh aku meminta,Berikan aku kesempatan.[221]Nelayan sibuk sedang menambat,Perahu kayu ukiran bahagia punya sahabat,Teman bermain teman curhat.[222]Tanah liat untuk gerabah,Terlihat ajaib esok kita berpisah,Persahabatan tetap utama.[223]Kain putih dalam lemari,Kulkas menyimpan ikan tolong saling memberi,Itulah sahabat yang sejati.[224]Warna bagus merah magenta,Bagai pelangi aneka sahabatku yang tercinta,Moga hidupmu selalu bahagia.[225]Rumput teki suka merambat,Menembus batu serta sahabat memang sahabat,Tapi kenapa ada rasa cinta?Untuk apa menanam ranjau,jangan perang engkau sayang tumbuh menghijau,jiwa lapang hatipun lama tentang peri,peri menolong sang bagai bunga berseri,suntingan jiwa bijak Bandar banyak orang,hilir mudik kanan dan kan pudar kasih sayang,tambah erat hari ke nuri hinggap di tiang,ingin melihat ikan hati saling menyayang,romantis tumbuh siang dan rengat dari rawa,banyak orang ingin membawaCintamu hangat di dalam jiwa,laksana cahaya dari sang Cinta Bertepuk Sebelah TanganPedih bukan sembarang pedih,pedih tenggorokan makan bukan sembarang sedih,sedih karena cinta diasah di atas palu,palu kecil diangkat kisah paling pilu,cintaku bertepuk sebelah batik jadi baju,tetapi polos lebih cantik walau ayu,tetapi dia bukan jodohkuSuara harimau terdengar sember,harimau tua tak air mata satu ember,tak kan dia menerima nama punya arti,mencari nama aku bersedih hati,untuk dia yang di ini amat hina,bagai si renta yang gundah gulana,karena kasih yang tak hendak membeli lurik,ayam jantan dari ada yang lebih baik,selain gadis pujaan hati?Anak kecil giginya tanggal,belum tumbuh cambang selamat tinggal,duhai gadis yang paling gosok batu rusa,untuk menggosok wajah esok atau lusa,akan terobati sgala kecil dari tungku,apinya kecil habis lama kutunggu-tunggu,kapan kamu bilang I Love hari berangkat kerja,untuk mengairi padi di cinta katakan saja,bilang I Love You itu ini hingar bingar,jangan sampai engkau ini ingin mendengar,saat kau ucapkan kata waktu jangan kurang,selalu tunaikan sholat Love You jangan sembarang,katakan pada orang yang jahe beli ketumbar,potong jahe memakai bilang jantung berdebar,bila I love You untukmu rumah tanam lempuyang,tanah keras hati segunung sayang,di bibir berat hari mengambil kayu,untuk dibuat menjadi takut bilang I love U,tapi takut kau hati sudah buta,budi baik amat memang kamu cinta,aku pasti kan apa pati geni,puasalah sesuai syariat cintamu tulus murni,kuterima sepenuh tanda kapal di samudra,memberi tanda walaupuh tanda orang jatuh cinta,jika jauh merasa tanda rumah istana,semuanya terlihat tanda tumbuh cinta,terasa di dada rasa cucur di dalam loyang,masih hangat hendak tanda kasih sayang,untuk kekasih sang baru dari seberang,Warnanya elok sangat jangan sembarang,cemburu demi pergi ke sudut pasar,mengantri diri mesti cemburu lebih besar,kasih sayang bisa sehat selalu bersih,disapu gadis bak seorang pantun cinta kasih,kasih cinta serta tanda buah mangga,bentuk bulat panjang tanda orang setia,dalam hidup seiya tanda hari petang,ufuk Barat merah tanda orang sayang,kekasih dilindungi dari Palembang ke Payakumbuh,di Pariman pula akhirnya cinta bisa tumbuh,doakan dia dari Cina pergi ke pasar,lewat jalan yang amat cinta semakin besar,hadapi dia dengan hati yang ekor ikan pari,walau panjang tak sore hari,melepas penat damaikan putih ujungnya berenda,amat anggun dipakai turun baru reda,amat segar hirup anak hore hore,mendapat buah salak sore sore,siapa tahu bertemu lama ke pohon randu,pohon randu banyak lama hati rindu,menemukan belahan wanginya bunga selasih,tersiram hujan daunnya jiwa curahan kasih,tempat tenangkan resah senja berwarna merah,waktu magrib dekat kasih sayang tercurah,hati inipun akan tinggi pakai tangga,siapa yang ingin jadi kusangka tiada kuduga,bertemu dengan kekasih pagi karena ronda,sangat mengantuk kedua dia sudah janda,tapi wajahnya masih cantik hampir terbenam,cahayanya tak lagi diberi sayang ditanam,cinta sejati kan bolu pakai loyang,loyang ditaruh diri menanam sayang,bahagia pula yang kita ikal jatuh tersurai,duduk sendiri di atas kasih harus terurai,lewat tutur dan tingkah jati untuk papan,memakunya sangat kata sangat sopan,orang lainpun pasti suka meniru Barat,ikuti petunjuk dari suka mengumbar aurat,kekasih hatipun pasti kembali pisau belati,karena tajam seperti kasih ada di hati,biarlah tumbuh dan lima dan Kurawa,mereka masih sayang terbit di jiwa,bila berjuang bangsawan anak priyayi,membaca buku pakai menghormati menghargai,rumah tangga rukun apa mawar berduri,kalau akhirnya merobek apa menang sendiri,kalau akhirnya seorang ini tempat cabaran,banyak pula cinta perlu kesabaran,jauhlah diri dari putih bunga melati,bunga melur idaman cinta yang sejati,bila kekasihmu gabus pandai berenang,dari tengah menuju pasti merasa tenang,bila cintamu cinta pagi minum susu,satu kerat nasi sejati bukan hawa nafsu,cinta yang mencari keridhaan diri berbangga-bangga,takut nanti jadi kekasihmu ke telaga,telaga bahagia dunia tajam untuk menyayat,daging sapi olehmu segala maksiat,menjadi siksa di kanji untuk campuran,ambil saja satu tuntunan Quran,sabda Nabi sebagai satria pandai memanah,dari negeri antah rumah tangga sakinah,taat pada apa yang surga punya kemah,dari permata yang sangat Allah memiliki hikmah,mengikutinya mendapat emas di dalam peti,hilang satu di taman sayang yang sejati,membawamu bahagia hingga biru amat luasnya,tinggi tak tercapai oleh hanya di dunia,orang iman cintanya hingga melompat siput heran,tupai melompat mencari kekasih belajar Quran,kepada Allah kita tahajud sebagai tambahan,mengerjakannya dengan yang dekat kepada Tuhan,hidup bahagia hatinya tani sedang menggarap lahan,tatapannya jauh yang mencintai Tuhan,hatinya diisi dengan kasih berlari kaki berderap,suara terdengar semakin Allah jua kita berharap,semoga cinta membawa orang mengejar harta,nasib buruk pula yang sejati membawa kita,menuju surga KataNah, itulah kumpulan pantun kasih sayang untuk kedua orag tua, pacar, gebetan, sahabat, teman dan keluarga. Semoga dengan adanya koleksi pantun ini dapat bermanfaat dan menghibur sobat semua. Sekian dari saya, sampai jumpa di ulasan pantun yang lainnya.
Pengertian Jenis, Ciri-ciri dan Contoh Pantun – Semua orang suka pantun. Baik pantun jenaka, pantun nasehat, pantun cinta, pantun lucu, pantun agama atau pantun teka-teki, semuanya disukai oleh orang. Ikuti perintah orang tua Tiap solat tak lupa berdoa. Tari piring tari saman Tari lilin apinya berpijar Tak pernah pudar kasih sayang
Banyaklah angsa berebut terbang Membumbung angsa menuju lepak Banyaklah jasa disebut orang Agunglah jasa ibu dan bapak Sebesar-besar mayang pinang Takkan sama mayang kelapa Sebesar-besar sayang orang Tak sama sayang ibu bapa Supaya tangan tidak terluka Jangan dikepit hulunya kapak Supaya Tuhan tiada murka Jangan sakiti ibu dan bapak
Orangyang muda kita sanjungi. Orang yang tua kita hormati. 26. Berangkat pagi demi upacara. Upacara di hari Senin. Keluarga itu selalu ada. Disaat kita kesusahan. 27. Habis dua itu angka
Kasih sayang menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi kehidupan manusia. Kasih sayang memberikan kebahagiaan, kedamaian dan semangat untuk tetap hidup. Mungkin kekacauan akan tampak di mana-mana, jika dunia tidak diselimuti dengan kasih sayang. Buih-buih kasih sayang cenderung telah dibangun dalam keluarga sejak dini. Hal ini tampak dari kasih sayang ayah bunda dalam menjaga dan membesarkan putra-putrinya. Membicarakan tentang kasih sayang dan juga mengungkapkannya dapat dilakukan dengan berbagai cara. Ini bisa dilakukan dengan tindakan langsung, kata-kata yang lembut dan penuh perhatian, atau doa tulus di dalam hati. Berpantun dengan tema kasih sayang juga bisa menjadi salah satu cara dan media dalam mengekspresikan kasih sayang di dalam hati. Nah berikut ini kami sajikan sekumupulan pantun kasih sayang yang ditujukan untuk berbagai hal, mulai dari pantun kasih sayang buat orang tua dan keluarga; pantun kasih sayang kepada sahabat; pantun kasih sayang kepada alam; kepada guru; dan juga tentunya kepada pasangan yang kita cintai. Kasih Sayang buat Ayah Ibu dan Keluarga 1. Ada bubu dimakan ngengatBubu terikat dengan sangatKasih ibu begitu hangatKepadanya selalu teringat. 2. Tebu manis kesukaan PandaMakan satu penuh nostalgiaKasih sayang ayah dan bundaMenjadikan hati rasa bahagia. 3. Pisau tajam berbahan bajaLama-lama menjadi patahHormati ayah yang bekerjaBerjuang untuk memberi nafkah. 4. Habis berlari terasa payahAda kolam di kota MekahTerima kasih kepada ayahSiang malam mencari nafkah. 5. Langit mendung berwarna kelabuBintang bersinar terlihat limaBetapa damai di sisi ibuTerasa kasihnya hingga ke sukma. 6. Buah merah dari PapuaPaling enak si buah semangkaPatuhilah nasihat orang tuaJika tak ingin jadi durhaka. 7. Keris patih benda pusakaBentuknya aneh tidak biasaJangan menjadi anak durhakaKelak hidupnya bakal tersiksa. 8. Gambar tabu jangan diunggahRanah hukum siap menjeratOrang tua jangan disanggahAgar selamat dunia akhirat. 9. Menggali ubi membawa kapakDibuat kolek dengan mentegaHormati ibu dan juga bapakAgar kelak diberikan surga. 10. Ada gula ada semutSemut merah di tengah lautJadi anak harus penurutJangan bantah dan banyak mulut. 11. Gunung Merbabu tumbuh talasBanyak pula macan dan rusaKasih Ibu tiada terbalasMengalir terus sepanjang masa. 12. Keluar kereta naik ke kapalWarnanya kelabu dan agak merahJadi anak janganlah nakalSupaya bapak ibu tiada marah. 13. Nasi dimakan terasa mentahUbi dikukus bersama tebuJadi anak jangan membantahRajin membantu ayah dan ibu. 14. Warga desa akan berpindahBadan sehat kuat tenagaPermata yang paling indahDialah sebuah keluarga. 15. Rumah kotor oleh jelagaJelaga hadir di para-paraJangan sia-siakan keluargaSupaya hidup tidak sengsara. 16. Tanah subur dibuat kolamBunga dipetik dari hutanKasih Ibu begitu dalamLebih dalam dari lautan. 17. Sore hari berhembus topanPohon tumbang menjadi delapanAnak baik, anak yang sopanKelak bahagia di masa depan. 18. Gajah ngamuk berbuat ulahMasuk selokan badannya basahJika tidak masuk sekolahAyah bunda pastilah resah. 19. Gadis cantik remang-remangWajahnya semu namanya MayangWaktu kecil kita ditimangAyah dan ibu harus disayang. 20. Anak katak di pinggir sawahAnak lembu di depan tamanKasih anak sepanjang galahKasih ibu sepanjang zaman. Pantun Kasih Sayang kepada Sahabat 21. Kakak di taman bawa benderaSedang duduk hatinya terlukaBanyak teman banyak saudaraBanyak musuh banyak celaka. 22. Bila tumbuh bunga melatiJangan ditanam dengan belatiPatut bersyukur sepenuh hatiBila punya kawan sejati. 23. Buka kalender tahunnya masehiBulan Maret ke NagasakiSesama teman saling mengasihiJangan malah saling memaki. 24. Jalan-jalan ke UluwatuLihat kera bawa sepatuSesama teman saling membantuItulah tanda sahabat bermutu. 25. Pohon duku daunnya bergoyangBuahnya kecil banyak getahnyaJadilah kamu anak penyayangKelak pasti banyak temannya. 26. Hati-hati masuk ke jurangJurang dalam banyak ularnyaSeribu teman terasa kurangSatu musuh banyak rasanya. 27. Warna awan seputih melatiAda di langit membuat bayanganKalau berkawan ikhlaskan hatiBukan mencari keuntungan. 28. Dua tiga kalender masehiEmpat lima kota NagasakiSesama teman saling mengasihiJangan malah saling memaki. 29. Udara segar di waktu pagiDatang surya tak ada awanTeman baik suka berbagiHati mulia sifatnya dermawan. 30. Imam Bonjol seorang paderiBelanda datang harus diusirKawan sejati susah dicariBagaikan oasis di padang pasir. 31. Pisau tumpul mesti diasahSupaya tajam bagaikan belatiBantu kawan ketika susahItulah tanda teman sejati. 32. Tumbuh tinggi si pohon pinangAngin berhembus daunnya goyangMari bermain bersenang-senangJadilah teman yang periang. 33. Siapa suruh membeli sangkarSangkar burung anyaman tikarSiapa selalu suka bertengkarDekat dia dengan yang mungkar. 34. Oleh-oleh minyak zaitunDapat pula kain katunJika pribadi selalu santunSemua orang mudah dituntun. 35. Pergi ke pantai berkacamataDuduk sendiri di tengah tamanSelalu jaga perkataan kitaJangan sakiti perasaan teman. 36. Ada kertas dari pejabatAda buku sedang terbukaSelalu setia pada sahabatDalam suka maupun duka. 37. Main layangan di tengah tamanDuduk sendiri di atas tikarSaling sayang bersama temanSaat bermain jangan bertengkar. 38. Orang Jepara pandai memahatOrang solo pandai membatikKawan jahat membawa jahatKawan baik memberi baik. 39. Ada tumbuhan seperti hewanHewan langka jangan ditawanJika kamu insan dermawanBanyak teman sedikit lawan. 40. Papan kotak dijadikan petiPeti diukur memakai lidiJadilah teman yang baik hatiHarus tahu membalas budi. Pantun Kasih Sayang kepada Alam 41. Jadi anak jangan urakanRajin belajar, kurangi jajanJika biarkan sampah berserakanSungai meluap di kala hujan. 42. Tangkap ikan di tengah telagaIkan dilukis sama senimanBila kebersihan selalu dijagaTentu hidup terasa nyaman. 43. Buah tomat merah warnanyaBulat bentuknya, sedap dilihatBuanglah sampah pada tempatnyaAgar lingkungan bersih dan sehat. 44. Mekar sudah bunga selasihBiar subur, pupuk diberiJika sekolah selalu bersihSemangat belajar pasti berseri. 45. Dapat gelang di pekaranganGelangnya kecil sudah karatanSiapa buang sampah sembaranganPasti dia temannya setan. 46. Tepung gula jadi adonanKita membuat agar-agarMari rawat pepohonanAlam teduh udara segar. 47. Ternak pulang ke dalam kandangBapak tani datang belakanganSedap mata ikut memandangJika bersih alam lingkungan. 48. Air mengalir menuju selokanSelokan panjang sampai ke tamanJika sampah banyak berserakanLingkungan kotor banyak kuman. 49. Ke Palangkaraya membeli manggaMangga matang bersama pepayaJika lingkungan kotor tak terjagaHidup terancam banyak bahaya. 50. Kayu beringin mudah dipahatTumbuh dekat rumah CamatLingkungan bersih badan sehatGairah hidup terasa nikmat. 51. Naik perahu ke pulau karangBadan lesu di pohon kinaBuang sampah jangan sembarangSupaya jauh dari bencana. 52. Nenek tua sukar diantarSering memberi sebuah tikarTanam pohon di sekitarLingkungan asri, hijau mekar. 53. Pagi hari sarapan buburSiang hari memetik sukunPohon tumbuh dengan suburSebab dipelihara dengan tekun. 54. Pohon palem tempat si kumbangSungai mengalir ke SamarindaJika hutan banyak ditebangBencana banjir datang melanda. 55. Beli baju, beli celanaWarnanya hitam ada duaHujan turun jadi bencanaKarena hutan hilang semua. 56. Gunung Krakatau banyak kembangRumah besar atapnya bocorPohon-pohon banyak ditebangMaka waspada tanah longsor. 57. Anak angsa suka menyelamBermain-main sambil kehujananJika sayang kepada alamAlam memberi banyak kekayaan. 58. Pasang pagar diberi kawatPagar berduri yang sangat kuatBumi kita harus dirawatAgar memberi banyak manfaat. 59. Ada besi, ada tembagaPisang dimakan seekor keraJika bumi tidak dijagaBencana datang tiada terkira. 60. Angka diurut bermacam-macamTujuh delapan ditempatkanTanah dan laut sedang terancamKarena sampah yang berserakan. Pantun Kasih Sayang kepada Guru 61. Cendrawasih bukan pelikanBurung hantu melayang-layangTerima kasih kami sampaikanKepada guru-guru yang tersayang. 62. Dari desa membawa talasTalas dijual ke ItaliaTiada bisa kami membalasJasa guru-guru yang mulia. 63. Ada kangguru, ada rusaLutung melompat di atas kacaKarena guru kita pun bisaMampu berhitung dan membaca. 64. Terangnya bintang terlihat jelasMenjelang pagi tertutup kabutBila sudah di dalam kelasSelalu tenang, janganlah ribut. 65. Lampu taman redup berpijarKain biru sedang berkibarAku sekolah untuk belajarDibimbing guru yang sangat sabar. 66. Bukan di kebun menangkap ikanNamun di sana menanam kurmaJika guru sedang menerangkanSelalu dengarkan dengan seksama. 67. Malam hari menyantap kariMakan ikan mendapat duriJasa guru tiada berperiMasa cerah di depan diri. 68. Hari sabtu menangkap ikanIkan digoreng saus tomatDoa selalu kita panjatkanUntuk guru yang terhormat. 69. Paku lepas harus dipaluSudah rusak ganti yang baruBila belajar tekunlah selaluJangan ingkar nasihat guru. 70. Petik jambu memakai galahJambu dibawa ke kota MekkahHormatilah guru di sekolahKarena akan membawa berkah. 71. Manusia purba suka berburuMakan daun sebagai jamuAnak mulia hormati guruItulah tanda dia berilmu. 72. Pergi ke arab melihat ontaSiapkan bekal untuk dibawaSayangi guru yang tercintaYang mendidik semua siswa. 73. Angin bertiup daun bergoyangLama-lama makin murid yang penyayangBuat bangga kepada guru. 74. Kain batik dipakai berburuDekat kali ketemu buayaAnak baik menghormati guruJuga berbakti pada orang tua. 75. Malam minggu duduk merenungMata memandang sejauh ujungWalau ilmu setinggi gunungSopan santun harus dijunjung. 76. Tanah sawah harus diolahPadi berbuah dipanen JamilahIkut nasihat guru di sekolahJangan malas dan suka berkilah. 77. Pergi berbaris dengan sejajarBerbabris rapi sepatunya baruJadi murid harus rajin belajarDisukai teman, disayangi guru. 78. Pisau kecil namanya badikBawa senapan pakai pelantikPara guru telah mendidikMasa depan pasti kan baik. 79. Pakai peci warnanya biruPeci dibeli di KualanamuJadi murid hormatilah guruKarena guru pembekal ilmu. 80. Bunga selasih ditancapkanAgar indah dipandang mataTerima kasih kami ucapkanUntuk guruku yang tercinta. Pantun Kasih Sayang kepada Pasangan Tercinta 81. Ibu kota ada di JakartaKotanya sibuk kedatangan tamuKu tak bisa hidup tanpa cintaCinta suciku hanyalah kamu. 82. Surya muncul menyambut petaniTerbit cerah di pulau MerantiHanya untukmu cintaku iniTetap setia hingga ku mati. 83. Kelap kelip bintang menariIndah warnanya di langit ItaliJagalah hati jagalah diriUntuk diriku sampai ku kembali. 84. Kertas baru dipukul batuDicampur jamu di atas tungkuCinta suciku hanyalah satuUntuk kamu sepanjang waktu. 85. Menebang pohon pakai parangCintaku kokoh bagai batu karang. 86. Minum jamu sambil berdiriDijual satu jangan emosiBila hatimu masih sendiriBolehkah aku yang mengisi. 87. Negeri indah namanya NusantaraTerbentang luas di samuderaMari kita duduk di bahteraBahtera indah berkayuh asmara. 88. Beli gitar di kota MalukuGitar papan berbahan kayuBibir bergetar terasa kakuSaat ucapkan I love you. 89. Jalan-jalan pakai lamborginiDipakainya sambil berlariCobalah tatap mataku iniHanya engkau yang aku cari. 90. Malam minggu datang bertamuLampunya mati, terlihat redupCinta sejatiku hanya untukmuTakkan terganti seumur hidup. 91. Anak kera ditangkap tentaraTak terkira cintaku membara. 92. Menulis surat di atas bangkuSurat biru dibawa kepompongCintaku ibarat sekeping kukuSelalu tumbuh meski dipotong. 93. Kabel listrik taruh di sanaKamu menarik penuh pesona. 94. Daun randu terbelit benaluJauh merindu, ketemu malu. 95. Titik embun di dedaunanBikin sejuk indah di tamanCinta ini aku pertahankanSelama hayat masih di badan. 96. Kelap kelip di tengah hutanAda bintang indah menawanWalau cinta banyak rintanganKu jaga dia dengan kesetiaan. 97. Sangat nyaman rebahan di kasurRebahan sambil baca majalahSelamat malam selamat tidurTidur nyenyak mimpi yang indah. 98. Naik rakit, membeli jamuLagi sakit, obatnya cuma kamu. 99. Ada gula ada semutKamu lucu seperti marmut. 100. Banyak orang meminum jamuJamu diminum bersama jambuAku takut kehilangan kamuKarena ku amat mencintaimu. 101. Buah mangga buah kweniDagingnya enak jangan ditanyaMohon terima cintaku iniKalau tidak, pedih rasanya. 102. Pak Haji membeli serbanSerban dibeli dekat pelabuhanDemi dirimu aku berkorbanApa yang terjadi aku bertahan. 103. Dari jauh terlihat semuDatang sendiri kemalamanIzinkan aku mencintaimuCinta abadi sepanjang zaman. 104. Bawa kerbau anak petaniTidak lupa membeli delimaSaat engkau ada di siniAku tersenyum semakin lama. 105. Ke Padang membeli rendangDagingnya empuk dicampur udangDari awal beradu pandangSenyum manismu buatku berdendang. 106. Air mawar di dalam cangkirDisimpan kendi di bawah parangSedari awal hinggalah akhirSayang tercurah padamu seorang. 107. Harum wangi bunga selasihTersiram hujan daunnya basahKamu jadi curahan kasihTempat tenangkan resah gelisah. 108. Rumah sehat layak dihuniWarnanya kalem di ruang tamuPanas-panas di siang iniJadi adem ngelihat kamu. 109. Ikan digoreng minyak nabatiBaunya harum ditambah rotiAku persembahkan cinta sejatiUntuk dirimu pujaan hati. 110. Bunga wangi bernama selasihTumbuh liar di pinggir kaliSaat dirimu curahkan kasihHidup yang hampa gairah kembali. 111. Hujan jatuh kena kemejaLembut hatimu ku puja-puja. 112. Beli bangku buat Sang RatuKasih sayangku hanyalah satu. 113. Jadi pemimpin harus berkarismaDan tak boleh hidup berzinaSetiap hari aku terkesimaPandang wajahmu yang mempesona. 114. Minum jamu di pinggir kaliDeket kamu nyaman sekali. 115. Anak lintah datang bersuaLalu melilit di pohon jatiPeluk cium kita berduaTandanya cinta dalam hati.
Nasihatyang baik jadi pedoman. Dapat dinilai dapat dirasa. Contoh 9. Terbang tinggi si rama-rama. Cantik dipandang warnanya biru. Nasihat ini kami terima. Jadi panduan dalam berguru. Contoh 10. Orang tua jalan perlahan. - Banyak orang mengatakan menahan rindu dengan orang tercinta itu berat. Apalagi kalau rindunya pada kedua orang tua. Rasa sedih ingin berjumpa seakan selalu menyelimuti hati saat jauh dari ayah dan ibu. Kondisi ini biasanya sering dialami oleh anak rantau. Mereka harus rela berpisah dengan kedua orang tua demi mengenyam pendidikan atau bahkan pekerjaan. Nah, jika sudah dilanda rindu, hanya komunikasi lewat smartphone yang bisa dilakukan. Entah itu saling mengirim pesan, bertelepon, atau melakukan video call. Bukan hal yang mudah menjadi anak rantau apabila terus teringat ayah dan ibu di kampung halaman. Pantun untuk orang tua bisa menjadi penawar kerinduan sembari menunggu momen bisa pulang kampung dan berkumpul. Dengan mengungkapkan pantun rindu tersebut hati akan terasa lega. Ada banyak pantun rindu untuk orang tua yang bisa kamu sampaikan. Berikut telah merangkum 75 pantun rindu untuk orang tua dihimpun dari berbagai sumber, Rabu 29/9. Pantun rindu ayah tercinta, menyentuh hati. foto 1. Habis mandi tak lupa pakai baju Pakai baju warna abu-abu Ayah bagaimana kabarmu Aku rindu kepadamu 2. Langit itu berwarna biru Jika dilihat sangatlah indah Sudah lama kita tak bertemu Ayah kapan pulang ke rumah 3. Sore hari halaman disapu Disapu sampai bersih Sudah lama tidak melihatmu Aku merindukanmu ayah 4. Memancing ikan di tengah danau Di tengah danau pakai perahu Aku rindu kepadamu Ayah jagalah kesehatanmu 5. Pergi ke laut dengan perahu Di laut menangkap ikan kerapu Apakah ayah tahu Aku sangat merindukanmu 6. Ke laut mencari cumi-cumi Tinta hitam untuk melindungi diri Rindu ini besar sekali Sudah lama ayah tak kembali 7. Pergi ke sawah mencari tebu Tebus manis semanis madu Rinduku menggebu-gebu Sudah lama tak berjumpa denganmu 8. Pagi hari mencari udang Mencari udang di pinggir danau Rindu ini sebesar gunung Sudah sewindu tak bertemu 9. Jalan-jalan ke Pulau Bali Di Bali membeli sepatu Ayah ini kapan kembali Sudah lama aku menahan rindu 10. Pergi ke laut dengan perahu Di laut mencari cumi-cumi Rindu ini sudah menggebu-gebu Sudah setahun ayah tak kembali 11. Sarapan pagi dengan roti bakar Habis sarapan berangkat sekolah Sudah lama kita tak berkabar Bagaimana kabarmu ayah 12. Pagi cerah berbaju ketat Senyum berhias seri seroja Pergi ayah terlalu cepat Belum puas diri bermanja 13. Serawa dimasak lama sehari Kelapa diperah sebelah saja Nyawa anak umpama diberi Tanpa ayah siapalah kita 14. Sudah salat diri dijaga Kuntum kelopak sinar mentari Ayah ibarat kasturi syurga Harum semerbak sukar dicari 15. Memancing ikan di tengah danau Di tengah danau pakai perahu Aku rindu kepadamu Ayah jagalah kesehatanmu 16. Pagi hari mencari udang Mencari udang di pinggir danau Rindu ini sebesar gunung Sudah sewindu tak bertemu 17. Pergi ke sawah mencari tebu Tebus manis semanis madu Rinduku menggebu-gebu Ingin bertemu dengan ayahku 18. Burung merpati terbang ke bawah Hinggap gembira di pohon sena Murung di hati terkenang ayah Mengadap pusara ku mohon doa 19. Batu belah berbongkah-bongkah, Di balik batu ular berbisa. Ke mana kaki hendak melangkah, Ke sana pula rindu ini terasa. 20. Masih payah sama teringin Sukar dicari diberi percaya Kasih ayah umpama lilin Membakar diri memberi cahaya 21. Sarapan pagi dengan roti bakar Habis sarapan berangkat sekolah Sudah lama kita tak berkabar Bagaimana kabarmu ayah 22. Diri berjubah sungguh bergaya Masih bersujud bersulam taqwa Memori ayah penyuluh cahaya Kasih tak luput di dalam jiwa 23. Sarapan pagi dengan roti bakar Habis sarapan berangkat sekolah Sudah lama kita tak berkabar Bagaimana kabarmu ayah 24. Diri berjubah sungguh bergaya Masih bersujud bersulam taqwa Memori ayah penyuluh cahaya Kasih tak luput di dalam jiwa 25. Air jatuh di daun talas Pohon tinggi tempat si lebah Tiada jasa yang bisa terbalas Hanya doa untukmu wahai ayah -Pantun rindu ibu, penuh kasih sayang. foto Instagram/wiroregar 26. Anak kecil pergi ke sawah Sampai disana celananya basah Siang dan malam kasih kau curah Kini saatnya kita berpisah 27. Pergi rekreasi ke Pantai Kuta Berdiri tegak si Mercusuar Semakin jauh aku berada Semakin rindu ibu membesar 28. Ketika hujan mulai menghadang Segeralah ambil payung Tak sabar rasanya ingin pulang Memeluk ibu yang ada di kampung 29. Ke sekolah pergi belajar Guru menulis dengan kapur Rindu pada ibu kian menjalar Menusuk kalbu mengganggu tidur 30. Masak ayam dengan kentang Untuk makan ketika malam Hanya wajah ibu yang terbayang Setiap siang dan malam 31. Mandi subuh di pagi buta Setelah itu langsung sarapan Ibu menjadi sosok utama Yang selalu aku rindukan 32. Sebelum tidur pasang kelambu Semoga terlelap dalam mimpi Setiap berpisah denganmu ibu Rindu menghantam menusuk nadi 33. Pergi ke sungai mencari rebung Untuk dimakan di malam sabtu Tak sabar rasanya pulang kampung Ingin mencium dan menggendong ibu 34. Jalan-jalan ke Danau Toba Jangan lupa naik perahu angsa Ibuku sayang ibuku rindu Terpatri di hati sepanjang masa 35. Mangga jatuh busuk sebelah Sebelum dimakan dicuci dahulu Ke manapun kaki melangkah Pada Ibu selalu ku rindu 36. Kerja bakti masyarakat desa Semua hadir riang gembira Kasih ibu sepanjang masa Yang tak terbayar pengorbanannya 37. Kucing kota banyak bulu Bentuknya lucu dan sangat jinak Aku sangat bangga padamu ibu Walau lelah kau tetaplah bijak 38. Rajinlah kamu berolahraga Agar sehat jantung dan paru-paru Aku mencintaimu wahai Mama Dalam sadar dan lelapku 39. Ke pasar Bukittinggi naik bendi Singgah sejenak di Ramayana Untukmu ibu yang telah pergi Tenanglah engkau di alam sana 40. Perlibur panjang ke Jakarta Esoknya pergi ke Kota Tua Ibu pergi untuk selamanya Tinggal kenangan dan ajarannya 41. Masak ayam dengan kentang Untuk makan ketika malam Hanya wajah ibu yang terbayang Di setiap siang dan malam 42. Sebelum tidur pasang kelambu Semoga terlelap dalam mimpi Setiap berpisah denganmu ibu Rindu menghantam menusuk nadi 43. Jalan-jalan ke Danau Toba Jangan lupa naik perahu angsa Ibuku sayang ibuku rindu Terpatri di hati sepanjang masa 44. Ketika hujan mulai menghadang Segeralah ambil payung Tak sabar rasanya ingin pulang Memeluk ibu yang ada di kampung 45. Ke sekolah pergi belajar Guru menulis dengan kapur Rindu pada ibu kian menjalar Menusuk kalbu mengganggu tidur 46. Mandi subuh di pagi buta Setelah itu langsung sarapan Ibu menjadi sosok utama Yang selalu aku rindukan 47. Pergi ke sungai mencari rebung Untuk dimakan di malam sabtu Tak sabar rasanya pulang kampung Ingin mencium dan menggendong ibu 48. Pergi rekreasi ke Pantai Kuta Berdiri tegak si Mercusuar Semakin jauh aku berada Semakin rindu ibu membesar 49. Malam hari mencari mangsa Kelelawar tidur di siang hari Selalu terbayang di pelupuk mata Sosok ibu yang telah pergi 50. Bermain bola memakai sepatu Rumput lapangan hijau warnanya Terima kasih padamu ibu Telah membesarkan sepenuh jiwa -Pantun rindu keluarga di rumah, penuh makna mendalam. foto 51. Di aquarium ada ikan louhan Ikan louhan dibelikan ayah Rindu ini tak tertahankan Akan keluarga di rumah 52. Badannya besar itu hewan gajah Gajah besar suka makan buah semangka Sudah lama tak pulang ke rumah Hati ini rindu sejadi-jadinya 53. Tak terasa sudah jadi mahasiswa Mahasiswa suka belajar di perpustakaan Sewindu diri ini tak bertemu keluarga Segunung rindu ini yang kutahan 54. Tempat yang hening itu perpustakaan Di perpustakaan banyak bukunya Rindu ini sudah tak tertahankan Sudah lama tak bertemu keluarga 55. Lebah suka hinggap di dalam bunga Di dalam bunga membuat madu Jika kamu berada jauh dari keluarga Kuatkanlah dalam menahan rindu 56. Jembatan terpanjang itu suramadu Suramadu jembatan nomor satu Keluarga itu yang nomor satu Yang selalu rindu akan kedatanganmu 57. Nelayan pergi untuk memancing Memancing di laut dapat ikan teri Ingin sekali aku untuk pulang Sudah tak kuat menahan rindu ini 58. Siang hari pergi ke pantai Ke pantai minum air kelapa Hati ini sudah rindu sekali Sudah lama tak berkumpul keluarga 59. Angka dua angka satu Angka satu angka dua Jika hati sudah rindu Pulanglah itu obatnya 60. Angka dua angka satu Adik belajar untuk berhitung Rindu ini sudah menggebu-gebu Ingankan saya tuk pulang 61. Berwarna kuning itu jerapah Jerapah suka makan mangga Sedih hidup jauh dari rumah Rindu keluarga yang ada di sana 62. Memancing pakai umpan sagu Umpan sagu dimakan ikan Assalamu'alaikum ayah dan ibu Sungguh kurindu kepada kalian 63. Orang bandung main layang-layang Layangan dimainkan dengan benang Aku ingin lekas pulang Karena rindu bukan kepalang 64. Ayah kepasar membeli madu Ibu memasak iwak basamu Apalah daya meskipun rindu Risalah hati tak kunjung temu 65. Burung terbang sangkar melayang Hinggaplah sudah dipohon randu Pulanglah engkau anakku sayang Peluklah ibu obati rindu 66. Ini pantun, pantun rindu Muncul dari lubuk hatiku Bila aku kangen ibu Serasa sendu dalam kalbu 67. Pagi-pagi potong kuku Habis itu makan jambu Hari ini aku rindu keluargaku Terutama adik dan ibu 68. Sejenis narkotika itu sabu Mirip daun ubi namanya ganja Ku rindu kehadiranmu ibu Dan slalu terbayang kasih manja 69. Hari jadi di tanah orang Bikin hati merasa rindu Hari jadi terkadang-kadang Bikin ingat kandungan ibu 70. Menara miring diserang rayap Cinta ibu sering datang di kala senyap 71. Ikan Tuna ikan Lohan Bila beradu Si Tuna kalah Wahai Corona hilanglah dari peredaran Kami rindu ibu bapak di rumah 72. Burung merpati burung layang-layang Burung hantu hinggap di dahan Hati sedih pikiran melayang Rindu ibu di kampung halaman 73. Sang Ratu bersarung mahkota Selendang lebar berjurai di bahu Kalau rindu keluarga tercinta Tanyalah kabar, hilanglah pilu 74. Adek memanjat pohon mangga Mangga jatuh busuk sebelah Kasih sayang Ibu sungguh kurasa Kehangatannya tak bisa berubah 75. Bermain bola memakai sepatu Rumput lapangan hijau warnanya Terima kasih padamu ibu Maaf belum bisa berjumpa brl/lea Recommended By Editor 55 Pantun lucu untuk bertanya kabar, asyik dan berkesan 75 Pantun sindiran lucu dua baris, recehnya bikin ceria suasana 85 Pantun lucu rindu pacar, romantis dan bikin baper 75 Pantun ucapan selamat pagi untuk pacar, bikin semangat tak pudar 65 Pantun lucu untuk pacar yang cemburu, bikin hati luluh
Pantunkasih sayang orang tua. Kumpulan pantun cinta romantis untuk bantu kamu sampaikan perasaan. Seperti kata pepatah, cinta memang buta, segala cara dilakukan

Keluarga merupakan sandaran awal bagi setiap insan dalam membentuk kepribadian diri sebelum ia siap menjadi pribadi mandiri dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Keluarga kecil dan terdekat terdiri dari ayah, ibu dan anak-anaknya. Sebagai bagian dari sebuah keluarga, Anda sepatutnya merasa bersyukur jika keluarga kecil yang Anda miliki terhitung masih lengkap. Cara bersyukur yang paling utama adalah dengan mencintai keluarga Anda dengan tulus dan penuh kasih sayang. Mungkin kumpulan pantun tema keluarga berikut ini bisa menjadi media untuk mengekspresikan perasaan Keluarga adalah pantun yang isinya tentang kasih sayang di dalam keluarga. Di bawah ini, Anda dapat membaca kumpulan pantun tentang makna keluarga, berbakti kepada orang tua, dan kehangatan tentang Keluarga1. Arah ke timur jalannya tiga Awan mendung namanya mega Tanah subur berkat telaga Anak tumbuh karena Lompat melompat bikin keringat Diam sejenak di depan dermaga Tiada tempat yang paling hangat Senyaman dekapan dalam Bunga melati tumbuh di barat Kayu jati dipahat-pahat Ketika hati galau berat Keluarga jadi tempat Kalau sempat, gunakan kerudung Kerudung terbang melayang-layang Keluarga tempat kita berlindung Untuk menyemai kasih Kumbang menyengat bagaikan naga Terbang cepat ke tengah kota Rasa hangat bersama keluarga Lebih berharga dari Kakak belajar tata boga Harus pintar padukan rasa Kebersamaan selalu dijaga Agar keluarga damai Sisik ikan jatuh ke tanah Pecah-pecah terlihat merekah Mari wujudkan keluarga sakinah Suasana hangat yang penuh Bunga asoka terlihat permai Kalau ditanam, bijinya disemai Keluarga ceria dan selalu ramai Terasa nyaman dan juga Warga Belgia datang ke Cimahi Membeli ikan dan bunga melati Keluarga bahagia selalu mengasihi Saling memaafkan, saling Pesawat lama sudah berkarat Rodanya pecah jatuh ke darat Jika keluarga terjalin erat Tiada masalah yang terasa Beli ketan di Salatiga Ketan di bawa menuju Sibolga Bila kehangatan selimuti keluarga Dunia fana terasa di Bendera panji di Sungai Asahan Berkibar-kibar penuh keindahan Mengikat janji dalam pernikahan Bangun keluarga dengan Lepas sauh di tepi dermaga Nelayan datang bernama Sinaga Jika jauh dari keluarga Hidup seakan penuh Kakak berjalan latihan yoga Lalu dilihat seluruh warga Ikatan keluarga harus dijaga Karena sejukkan jiwa dan Naik motor mereknya Vega Motor balapan ke Norwegia Sayangi teman, cintai keluarga Agar kehidupan indah Artis kota namanya Alamsyah Punya istri bernama Aliyah Aku bangga kepada ayah Selalu memberi banyak Angin berdesir seluruh wilayah Pohon tumbang, akarnya goyah Terima kasih teruntuk ayah Sudah berjuang susah Ada hantu di pohon mentimun Daunnya subur terlihat ranum Rajin membantu, jangan melamun Ayah dan ibu buat Polisi datang hendak menyerbu Pemilik narkoba berbaju biru Hati terkenang kepada ibu Kasih sayangnya membuat Nasi dikukus berwadah gelas Pergi ke kebun mengambil talas Cinta ibu tulus dan ikhlas Dan tak pernah minta Bawa tenda ke Somalia Serdadu sembunyi di dalam gua Apa tandanya anak yang mulia? Selalu berbakti pada orang Bayi tidur dalam kelambu Habis makan buah pepaya Betapa hangat kasih ibu Bagai cahaya sang surya. ” 23. Tali panjang tolong ikatkan Tertiup angin melayang-layang Doa tulus kita panjatkan Untuk orang tua Angin di awan gerak perlahan Berarak-arak meniup sorban Dingin dilawan, panas ditahan Demi anak, ibu Cendrawasih bukan pelikan Burung hantu melayang-layang Terima kasih aku sampaikan Kepada ayah ibu yang Lutut diperban, kaki diikat Kencangkan terus agar melekat Ibu berkorban bagai malaikat Sayangnya tulus tanpa Ke Singaraja bersama Tiara Sejenak berhenti, minum aqua Percuma saja dapat juara Jika tak hormati orang Ular panjang namanya naga Meliuk-liuk punya mahkota Tiada harta yang berharga Selain keluarga yang Jangan dimakan buah berduri Baru dipetik di kota Deli Ibu berjuang setiap hari Badan letih tidak Jalan mulus di Nicaragua Negara lama di benua Afrika Cinta yang tulus, cinta orang tua Jangan membuat hatinya Baju putih terlihat basah Baru dicuci sama Amanda Bila hati terasa susah Teringat diri pada ibunda. ” 32. Gajah ngamuk berbuat ulah Masuk selokan badannya basah Jika tidak masuk sekolah Ayah bunda pastilah Petik duku saat berkemah Duku dibawa ke kota Mekkah Hormatilah ortu yang di rumah Karena akan membawa Pohon jati jumlahnya dua Kayunya dibawa ke kota Belgia Cara berbakti pada orang tua Selalu berusaha membuat Hewan gajah punya belalai Banyak tersebar di Tanjung Balai Kasih bunda tiada ternilai Memberi hangat saat silakan baca juga kumpulan pantun terbaik lainnya berikut iniPantun Sedih Buat PacarPantun Bulan AprilPantun SuksesPantun 2 Kerat Selamat PagiPantun Perayaan ImlekKumpulan Pantun 1 BaitPantun Selamat SorePantun Minta DukunganPantun Bulan MeiKumpulan Pantun Kasih Sayang

PantunKasih Sayang. Macam pantun dan contohnya berikutnya yaitu pantun kasih sayang. Pantun kasih sayang adalah pantun yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan sayang atau cinta kepada orang terkasih. Berikut contohnya: Baca koran dan juga buku Lagi baca lampunya mati Banyak orang yang singgah dihatiku Tapi hanya kamu yang
Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta - Kumpulan pantun cinta romantis untuk bantu kamu sampaikan perasaan pada pacar atau gebetan dengan cara unik. Mengutarakan perasaan cinta dan kasih sayang kepada pasangan tercinta bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kebanyakan orang menyampaikannya dengan syair puisi cinta yang romantis..puisi tentang orang tuaku pantun cinta, riset, puisi, tentang, orang, tuaku, pantun, cinta LIST OF CONTENT Opening Something Relevant Conclusion Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta - ️ These are the results of people's searches on the internet, maybe it matches what you need ️Berbhakti sama kedua orang tua kita Kata kata indah Kata kata ; ️Puisi Tentang Orang Tua Yang Singkat Pantun Cinta; ️Puisi Anak Untuk Orang Tua; ️Puisi Tentang Orang Tua Kita Pantun Cinta. Demikianlah beberapa contoh puisi tentang orang tua yang bisa kami sajikan. Semoga bisa bermanfaat dan semakin sayang kepada orang tua kita. Puisi untuk Orang Tua Orang tua dan selalu menasehati agar kita berkasih sayang. Cobalah lihat dalam pantun nasehat , di sana terdapat nasehat untuk berkasih sayang. Dengan kasih sayang berarti kita telah menjaga diri kita, tanah air, keluarga kita, dan seluruh orang-orang di dunia. Berikut ini adalah kumpulan pantun kasih sayang. -oOo-. Puisi Kasih Sayang Orang Tua Penuh Cinta Pengorbanan. Juni 16, 2023 oleh Tim Editorial. Puisi mengenai kasih sayang orang tua mengandung kehangatan, kelembutan, dan kekuatan cinta yang tak terhingga. Ibu dan ayah adalah sumber cinta tanpa syarat, dukungan, dan kebaikan yang tak tergantikan dalam kehidupan kamu yang mencari tentang puisi orang tua, berikut adalah kumpulan puisi tentang orang tua yang paling sedih. Puisi berikut ini dikutip dari dan Antologi Puisi Kasih Ibu Sepanjang Masa oleh Dahlia Damayanti Sholikhah, dkk 2021. Recommended Posts of Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta - Puisi Ibu Dan Ayah - Ibu dan ayah adalah orang tua yang sudah membesarkan kita hingga dewasa. Sebagai anak, kita wajib membalas semua jasanya yang sudah diberikan kepada nkita dengan penuh kasih sayang dan cinta kasih. Tentu semua orang memiliki ayah dan ini beberapa puisi rindu yang bisa kamu jadikan contoh. Baca juga 40 Caption Cinta Romantis untuk Instagram, Bisa Bikin Si Dia Baper. 1. Bukan maksudku untuk. Memenjarakan bebasmu. Namun memberi kabar dimana pijakmu. Adalah pelerai bagi gundahku. Sungguh.. Yang ku inginkan hanyalah seorang penemu. 24. Berenang di laut ada hiu. 25. Di pantai banyak pohon kelapa. Itulah beberapa contoh pantun cinta yang bisa kamu berikan untuk pasanganmu. Walaupun kamu mungkin akan terdengar sedikit gombal, tetapi cara ini patut dicoba untuk membuat hubunganmu jadi lebih pantun cinta kasih kami pilih dan susun semula melalui buku "Kurik Kundi Merah Saga" yang menghimpunkan ribuan pantun Melayu masyarakat Melayu dulu-dulu. Indah sungguh ciptaan , Kau lah impian di masa depan;9- Puisi Surat Cinta Untuk Orang Tua Pantun Cinta berikut Gambar Puisi Surat Cinta Untuk Orang Tua Pantun Cinta 638x630 Mereka full 24 jam bersama orang tua. Sehingga puisi ibu sering menjadi topic utama untuk menjadi semangat sekaligus renungan buat untuk kedua orang tuaku..100 Pantun Orang Tua 4 Bait Agama, Adat, Nasehat, dan Kasih Sayang. Pantun orang tua adalah pantun yang berisi tentang nasehat maupun wejangan tentang adat budaya leluhur. Di bawah ini beberapa contoh pantun orang tua. Untuk itu, lihat dahulu daftar cinta memiliki dalam praktik sangat efektif untuk menarik perhatian banyak orang karena bisa mengungkapkan perasaan cinta yang tidak biasa. Jati tidak heran jika banyak orang yang menggunakan contoh pantun cinta untuk mengungkapkan perasaan dengan serius atau iseng godain 06 2015 Puisi orang tua ini adalah puisi terbaru singkat yang berisikan tentang ayah dan ibu. Untuk itu kerap kali anak-anak menuliskan puisi tentang kasih sayang orang tua. Apa Yang Kita Tahu Tentang Seorang Ayah..puisi tentang orang tua bahasa sunda pantun cinta, riset, puisi, tentang, orang, tua, bahasa, sunda, pantun, cintaKumpulan pantun cinta romantis untuk bantu kamu sampaikan perasaan pada pacar atau gebetan dengan cara unik. Mengutarakan perasaan cinta dan kasih sayang kepada pasangan tercinta bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kebanyakan orang menyampaikannya dengan syair puisi cinta yang Puisi Cinta Terbaik. Nah, untuk kamu yang sedang jatuh cinta, kumpulan puisi cinta romantis hingga sedih berikut ini bisa kamu gunakan untuk menyatakan perasaanmu ke pasangan Puisi Cinta Romantis. Sumber Gambar Pexels. 1. Aku Ingin - Sapardi Djoko Damono. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,Beragam puisi cinta dibuat oleh pujangga yang mengagungkan perasaan kasih. Tak harus membuatnya sendiri, kirimkan saja puisi cinta romantis dari para orang terkenal. Masih bingung puisi cinta seperti apa yang mau dikirimkan kepada si dia? Berikut puisi cinta pendek romantis yang bisa membuat si dia baper, dilansir dari Orang Tua dan Contohnya Pantun Orangtua - Pantun adalah sebuah jenis puisi lama dalam bahasa Nusantara. Kata pantun berasal dari sebuah kata patuntun yang ada dalam bahasa Minangkabau yang artinya "petuntun". pantun ini juga tersedia untuk semua kalangan seperti anak-anak,remaja dan bahkan dewasa. ➡️ These are the results of people's searches on the internet, maybe it matches what you need Conclusion From Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta - A collection of text Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta from the internet giant network on planet earth, can be seen here. We hope you find what you are looking for. Hopefully can help. Thanks. See the Next Post
Badantua terasa goyah. Pengajian ini semoga berkah, Banyak orang dapat hidayah. Pantun Islami Penutup Ceramah. Memang banyak macam-macam pantun. Pantun penutup ceramah ini mungkin dikategorikan sebagai pantun agama. Atau mungkin pantun penutup majelis. Kasih sayang sesama muslim, Bagaikan bunga yang bersemi. 94.

Pantun untuk Ibu dan Ayah Tercinta Penuh Kasih Sayang bisa buat ucapan hari ibu - Sebagai seorang anak maka sewajibnya kita berbakti kepada kedua orang tua. Walaupun ini sebagai takdir namun kita tetap berusaha menjadi anak yang berbakti dan hormat kepada kedua orang tua sendiri. Tanpa adanya orang tua maka bisa kita ini tidak ada di dunia. Hargai pengorbanan kedua orang tua kita yang telah merawat dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang. Baca Juga Pantun Pembuka dan Penutup PidatoPantun untuk Ibu dan Ayah TercintaTanpa mereka kita bukanlah siapa-siapa, kalau kita seorang anak sudah besar dan sukses jangan lupakan kedua orang tua kita. Ingat kisah Malin Kundang yang di kutuk ibunya menjadi Batu, karena malin tidak mengakui ibu kandungnya sendiri karena hanya malu atau gengsi dikarenakan dirinya sudah kaya dan mempunyai seorang istri yang cantik jelita dari kalangan kaum pada kesempatan ini saya akan berbagi sebuah pantun yang bertemakan tentang Ibu dan Ayah. Semoga pantun ini dapat bermanfaat dan bisa menyadarkan kalian semua. Tanpa banyak basa basi lagi yuk langsung di simak ulasan pantunnya berikut ini !Kumpulan Pantun untuk Ibu TersayangBunga mawar dihinggapi kupu-kupuKarena mawar indah mempesonaSurgaku ada dibawah telapak kaki ibuKarena ibu berhati muliaBuah jambu buah markisaDipetik di ujung desaHati ibu sungguh muliaKasihnya membawa ke surgaTanam jagung tanam tebuTanamnya di tengah sawahTerima kasih padamu ibuTelah membesarkan sepenuh jiwahNaik pesawat ke MaduraTidak lupa membeli bajuIbu begitu indah telapak kakimuDi sanalan tempat surgakuMemandang langit diakhir tahunMelihat terangnya cahaya bulanIbu, rasa lelah mampu kau tahanDemi anakmu engkau rela berkorbanBangun pagi di hari selasaTidak lupa sarapan pagiKasih ibu sepanjang masaYang tak terbayar pengorbanannyaMalam hari makan buah jambuMakannya dibawah terangnya bulanSembilan bulan mengandung dirikuPengorbananmu tak akan mampu terbalaskanPantun untuk Ibu TerkasihPulang siang di hari rabuLangsung tidur didalam rumahWalau aku sering mengecewakanmuKasih ibu tetap tercurahHari Minggu minum jus jambuJus jambu dikasih Pak NanapSetiap malam ibu menimang akuAgar tidurku begitu lelapPergi ke pasar membeli bajuWarnanya putih abu-abuKasih sayang seorang ibuSelalu ada sepanjang waktuBuah mangga buah jambuPaling manis dibuat rujakAku sangat bangga padamu ibuWalau lelah kau tetaplah bijakHari Sabtu minum jus jambuJus jambu dikasih Bu NunuTerima kasih atas kasihmuYang tak terhingga sepanjang waktuPantun Ucapan Hari IbuDalam hati Ibu penuh kasih,Kasih yang hangat selalu,Untuk Ibu kuucapkan terimakasih,Dan selamat Hari IbuBunga dihinggapi kupu-kupu,Karena bunga wangi beraroma,Surgaku ada ditelapak kaki Ibu,Karena Ibu berhati muliaKasih Ibu sepanjang masa,Kasih anak sepanjang galah,Kasih sayang Ibu sungguh kurasa,Kehangatannya tak bisa berubahBuah pisang buah salak,Pohonnya ada di ladang,Walau terkadang Ibu galak,Tetapi galaknya tanda sayangBuah jeruk buah tomat,Ada di keranjang bambu,Pelukan ibu benar-benar hangat,Hangatnya membuat aku slalu rinduBila kalbu merasa gembira,Bibir melukiskan senyum,Cinta kasih ibu sepanjang masa,Selamanya manis dan harumJalan-jalan ke tugu monas,Lalu berwisata ke taman mini,Kasih Ibu memang Ikhlas,Tak ada yang mampu menandingiBunga mawar bunga melati,Tumbuh indah dihalaman rumahku,Sifat sabar dan tabah hati,Sungguh terbukti ada pada IbuNasi berasal dari beras,Beras berwarna putih,Tiada sesal meski tak terbalas,Yaitu hati Ibu yang penuh kasihKayu dibelah jadi papan,Papan untuk membuat rumah,Kasih ibu adalah sepanjang jalan,Tanpa letih tanpa lelahBurung cenderawasih ada di PapuaPantai Kuta ada di BaliKasih Ibu sepanjang masaBagaikan sinar sang mentariPantun Tentang Kasih IbuSebelum hujan ada tanda,awan hitam karena wahai ananda,inilah nasehat penuh nasehat bijaksana,untuk pedoman hidupmu olehmu Ayah Bunda,agar menjadi anak soleh turun Bumi basah,udara sejuk terasa mengandung dengan susah,balaslah dengan cinta ke ladang memetik ketan,pergi ke hulu naik lembut dalam perkataan,tingkah laku mestilah suara ayam bekisar,hinggap ia di atas ibu sangatlah besar,berjuang demi anak dengan tinggi mengawang-awang,tiada kerja masa depan anak Ibu berjuang,tak kenal siang dan di bawah bayang-bayang,menatap elang jauh anak yang nyawa hingga masuk ke dalam bubu,ikan gabus tidak olehmu sang Ibu,lebih dari dirimu Nasehat Menghormati AyahDuduk di singgasana tuan Raja,kancil bagai malam ayah bekerja,agar kita tak mekar dan merekah,bagus dipandang warnanya Ayah mencari nafkah,doakan agar rezekinya kemumu segar rasanya,disimpan dalam kotak olehmu nasehatnya,sebagai bekal di masa mekar berseri-seri,kancil memandang dari pergi pagi setiap hari,demi mendapat sesuap luas tempatnya padi,padi dibawa dengan anak yang berbudi,pada Ayah kita berjalan dengan lamban,menuju ibukota Ayah adalah kewajiban,yang tercantum dalam al timur amat jelita,berpendar indah hati Ayah kita,dengan belajar pagi sudah berpijar,ke wajah Bumi kita tekun belajar,Ayahpun pasti kemarin sudah basi,bercampur dengan ikan anak yang berprestasi,agar hatinya henti larinya,kaki kancil merasa akan bahagia,bila engkau rajin ke Tanjung Pinang,ramai orang di batu pasti akan senang,bila melihatmu jadi anak ayam memakan lipan,cepat sekali demi masa depan,agar hidupmu datang hari raya,banyak orang yang hidupmu bahagia,bahagia pula hati amat jerniah airnya,tempat bersarang si perintah darinya,jangan suka tinggi si elang sakti,hinggap ia dipohon anak yang berbakti,kata-katanya engkau apa minyak jelantah,untuk dicampur dengan engkau suka membantah,pastilah Ayah akan turun ke tanah rawa,mencari ikan dapatnya kepada orang tua,adalah jalan menuju pasar membel ikan belida,ikan belida sedap Ayah masih ada,jangan berlaku matang tolong petikan,akan dimasak dengan setiap sholat kita doakan,agar Ayah mendapatkan Pekerjaan IbuMenulis adik di atas meja,Tangannya penuh dengan Ibu banyak bekerja,mari bantu sebisa hendak membuat sapu,Banyak-banyak kumpulkan kita membantu Ibu,Ibu senang kitapun habis dimakan panda,Panda tajam gigi dan Ibu sebuah tanda,Anak yang berbakti pada orang rasanya air tebu,Sangat segar hingga belajar membantu Ibu,Ibu senang kita minggu pergi ke kemah,Bawa tali jangan menyapu rumah,Bersih rumah nyamanlah panas pakailah topi,Cahaya panas amat rumah agar rapi,Letakan barang pada hati langitpun merah,Duduk memandang alangkah buat Ibu marah,Taatilah segenap Kepada Orang TuaAsam rasanya air cuka,Tercampur dengan air orang tua jangan durhaka,Lebih lebih kepada gunung melayah-layah,Dari jauh putih ibu bersusah payah,Mengandung kita berbulan warnanya badan lutung,Tak seperti badan si Ibu Bapak tak terhitung,Alangkah banyak tiada elang memburu kancil,Kancil hilang di tepi kita semenjak kecil,Diasuh sepenuh besar bambu betung,Tumbuhnya di tanah berbakti pasti beruntung,Di dunia dan di si anak rusa,Membuat iri para durhaka pasti disiksa,Di dunia sudah ke Selat Malaka,Kaki tersandung jadilah saja kita durhaka,Tuhanpun pasti akan hutan terdengar ribut,Rupanya tupai berubut lemah lembut,Jangan sekali-kali berjalan beriring beruntun,Hari kemenangan sedang hadapannya bersikap santun,Jangan lupa banyak Ibu Yang KusayangSiapa punya selendang mayang,Dialah putri dari orang yang paling sayang,Dialah ibu selalu penuh kering mudah patah,Kapuk putih dari manapun kaki melangkah,Pada Ibu selalu batik kain kebaya,Kancil lari ke dekat Ibu selalu bahagia,Sehat selalu ke akhir kota mangga,Bambu kebun dibuat berkorban jiwa dan raga,Moga Ibu masuk ke haji membeli sorban,Kota Bogor banyak banyak Ibu berkorban,Tak mungkin aku Ibu dan AyahSiapa suka makan tomat,Tomat sayur bukan orang yang harus dihormat,Itulah Ibu dengan tanda sapi pedati?Membawa gerobak jalan tanda anak berbakti?Kepada Ibu selalu raja mengembara,Dari gunung hingga lembut-lah saat bicara,Apalagi di depan ibu dan kecil main layang-layang,Pergi ke lio membakar sayang seribu kali sayang,Yang di sayang Ibu tua mudah patah,Burung bertelur ada bekerja mencari nafkah,Siang malam demi hari IbuIkan sungai masuk ke bubu,Bambu tajam dibuat selamat hari Ibu,Jasa-jasamu terkenang kelambu di pasar raya,Kelambu indah bergambar hari Ibu untuk semua,Semoga Ibu bahagia klepon campur kelapaAgar sedap semua Ibu jangan dilupa,Kan terkenang sepanjang pandai bukan sakti,Hanya tekun pada Ibu selalu berbakti,Itulah jalan menuju bahagia hitam terasa sendu,Manis air dari Ibu selalu rindu,Terkenang selalu dalam Pujian Kepada Orang TuaOnta bukan sembarang onta,Onta dari Saudi bukan sembarang cintaCinta ibu tiada sorban putih warnanya,Dalam kereta anak berkorban untuk anaknya,Rela menderita agar anak tebu jauh di lembah,Bunga melati mulai Ibu hargai ayah,Agar hidup selalu bayi dalam kelambu,Bulan datang alangkah tunduk kepada Ibu,kan ditinggikan motor beroda dua,Melaju menuju pasar raya,Wanita terbaik di atas ibu kita puasa membuat ketupat,Bersilaturahmi ketika hari raya,Ibu merupakan sosok malaikat,Yang nyata dihadapan mata kumuh langsung dicuci,Jemurkan semenjak pagi hari,Tak ada alasan untuk membenci,Kepada ibu selalulah dalam berwarna biru,Anak nelayan menangkap ikan,Kasih sayang dari ibu,Abadi hingga akhir mahkota di atas kepala,Putihlah rambut ketika tua,Tiada cinta diatas cinta,Melebihi cinta ibu pada lilin dikala senja,Jagalah jangan sampai meredup,Siapa wanita yang rela segalanya?Tentulah ibu sang pelita pagi di hari Minggu,Bersihkan halaman dengan sapu,Tiada manis melebihi madu,Tiada wanita sebaik berburu ke dalam rimba,Badan gatal kena benalu,Kaulah cinta sepanjang masa,Ibuku di mimpi dan ke Pekanbaru,Jangan lupa membeli duku,Andai semua dunia membencimu,Ibulah tempat untuk kena pisau amat menyayat,Obatilah ia dengan segera,Jagalah ibu sepanjang hayat,Dalam hidup dan Ibu TerbaikTerbang berkelompok burung layang,Pergi ke laut berburu ikan,Siapa orang yang paling sayang,Dialah ibu selalu penuh jatuh busuk sebelah,Sebelum dimakan dicuci dahulu,Ke manapun kaki melangkah,Pada Ibu selalu ku minggu pergi ke kota,Untuk bertemu sanak saudara,Moga Ibu selalu bahagia,Sehat selalu ke akhir pertama bulan puasa,Bertemu dengan kawan lama,Rela berkorban jiwa dan raga,Moga Ibu masuk ke pagi dengan ketan,Buat kopi dengan gula,Betapa banyak Ibu berkorban,Tak mungkin bisa Jakarta naik kereta,Sampai stasiun dijemput mertua,Cinta bukan sembarang cinta,Cinta ibu tiada Padang ada Masjid Raya,Sholat disana di hari Selasa,Rela berkorban untuk anaknya,Rela menderita agar anak tidur pasang kelambu,Matikan lampu yang menyala,Siapa tunduk kepada Ibu,kan ditinggikan cerah berwarna biru,Jadi merah ketika senja,Surga dibawah telapak kaki ibu,Untuk itu hormatilah hari makan semangka,Campur dengan es dan gula,Hati ibu sungguh mulia,Kasihnya membawa ke bola memakai sepatu,Rumput lapangan hinau warnanya,Terima kasih padamu ibu,Telah membesarkan sepenuh Australia ada Kangguru,Jalan melompat sangatlah lucu,Ibu begitu indah telapak kakimu,Di sanalan tempat kopi sambil baca koran,Setelah itu langsung sarapan,Ibu, Rasa lelah mampu kau tahan,Demi anakmu engkau rela bakti masyarakat desa,Semua hadir riang gembira,Kasih ibu sepanjang masa,Yang tak terbayar pagi di hari minggu,Untuk pergi bekerja ke sawah,Walau aku sering mengecewakanmu,Kasih ibu tetap malam mati lampu,Semua jadi terlihat gelap,Setiap malam ibu menimang aku,Agar tidurku begitu panas banyak debu,Pakai masker jangan sampai terbau,Kasih sayang seorang ibu,Selalu abadi sepanjang kota banyak bulu,Bentuknya lucu dan sangat jinak,Aku sangat bangga padamu ibu,Walau lelah kau tetaplah ke sungai berbatu-batu,Untuk itu pakailah sepatu,Terima kasih atas kasihmu,Yang tak terhingga sepanjang kamu berolahraga,Agar sehat jantung dan paru-paru,Aku mencintaimu wahai Mama,Dalam sadar dan ke Danau Toba,Jangan lupa naik perahu,Untuk Ibu kukirimkan do’a,Dan selamat Hari memanjat pohon mangga,Mangga jatuh busuk sebelah,Kasih sayang Ibu sungguh kurasa,Kehangatannya tak bisa terompet berwarna biru,Tumbuh subur dekat batu,Hari ini adalah harimu,Happy Mother’s Day ibukota datang ke desa,Banyak orang terkagum-kagum,Cinta kasih ibu sepanjang masa,Selamanya manis dan makanan dalam kulkas,Untuk dimasak esok hari,Kasih Ibu memang Ikhlas,Tak ada yang mampu habis jangan lupa dicas,Letakkan ia di atas meja,Tiada sesal meski tak terbalas,Yaitu hati Ibu yang penuh cinta,Anak nelayan menangkap ikan,Pulang ketika hari senja,Selamat hari ibu aku ucapkan,Untukmu wanita terbaik dalam ke Pantai Kuta,Anak Bali menari-nari,Kasih Ibu sepanjang masa,Bagaikan sinar sang tamasya ke Jakarta,Jangan lupa singgah di Kota Tua,Selamat hari ibu se-Indonesia,Untuk seluruh ibu dimanapun hari makan ketan,Minumnya es kelapa mudaHari ini aku ucapkan,Selamat hari ibu yang kecil pergi ke sawah,Sampai disana celananya basah,Siang dan malam kasih kau curah,Kini saatnya kita berpisah.*** ***Siang hari bermain layang,Layangan putus ke langit biru,Selamat jalan ibuku sayang,Semoga surga ada padamu.*** ***Ke pasar Bukittinggi naik bendi,Singgah sejenak di Ramayana,Untukmu ibu yang telah pergi,Tenanglah engkau di alam sana.*** ***Pulang dari hutan ketika senja,Kedap-kedip si kunang-kunang,Selamat jalan ibu tercinta,Jasamu akan selalu ku kenang.*** ***Perlibur panjang ke Jakarta,Esoknya pergi ke Kota Tua,Ibu pergi untuk selamanya,Tinggal kenangan dan ajarannya.*** ***Malam hari mencari mangsa,Kelelawar tidur di siang hari,Selalu terbayang di pelupuk mata,Sosok ibu yang telah pergi.*** ***Ketika masa libur tiba,Aku mengunjungi rumah saudara,Hari ini masanya tiba,Ibu berlalu untuk selamanya.*** ***Awan cerah berwarna biru,Setelah hujan muncul pelangi,Do’a dan tangis mengiringi pergimu,Wahai ibu yang aku sayangi.*** ***Pergi rekreasi ke Pantai Kuta,Berdiri tegak si Mercusuar,Semakin jauh aku berada,Semakin rindu ibu membesar.*** ***Ketika hujan mulai menghadang,Segeralah ambil payung,Tak sabar rasanya ingin pulang,Memeluk ibu yang ada di kampung.*** ***Ke sekolah pergi belajar,Guru menulis dengan kapur,Rindu pada ibu kian menjalar,Menusuk kalbu mengganggu tidur.*** ***Masak ayam dengan kentang,Untuk makan ketika malam,Hanya wajah ibu yang terbayang,Disetiap siang dan malam.*** ***Mandi subuh di pagi buta,Setelah itu langsung sarapan,Ibu menjadi sosok utama,Yang selalu aku rindukan.*** ***Sebelum tidur pasang kelambu,Semoga terlelap dalam mimpi,Setiap berpisah denganmu ibu,Rindu menghantam menusuk nadi.*** ***Pergi ke sungai mencari rebung,Untuk dimakan di malam sabtu,Tak sabar rasanya pulang kampung,Ingin mencium dan menggendong ibu.*** ***Jalan-jalan ke Danau Toba,Jangan lupa naik perahu angsa,Ibuku sayang ibuku rindu,Terpatri di hati sepanjang masa.*** ***Akhir KataNah, itulah kumpulan pantun untuk ibu dan ayah tercinta. Semoga kumpulan bait Pantun ini dapat bermanfaat dan bisa menjadi referensi teman-teman semua. Sekian yang dapat saya sajikan sampai jumpa lagi di ulasan pantun yang lainnya.

Takpeduli meskipun tua Yang penting kita saling mencinta. 102. Minum jamu rasanya kecut Lihat kamu, langsung terpincut. 103. Datang ke pasar bawa kuali 115 Pantun
.
  • gvuk62hbb7.pages.dev/342
  • gvuk62hbb7.pages.dev/22
  • gvuk62hbb7.pages.dev/118
  • gvuk62hbb7.pages.dev/151
  • gvuk62hbb7.pages.dev/468
  • gvuk62hbb7.pages.dev/108
  • gvuk62hbb7.pages.dev/150
  • gvuk62hbb7.pages.dev/348
  • pantun kasih sayang orang tua